Tangis Pecah di Deliserdang, Baru Tunangan Karyawan Distributor Aqua Digorok Teman di Kantor
Minggu, 20 Juni 2021 - 13:05 WIB
loading...
Seorang karyawan distributor minuman kemasan Aqua di Kabupaten Deliserdang, tewas digorok temannya di tempat keja usai terlibat cekcok. Foto/iNews TV/Adi Palapa Harahap
A
A
A
DELISERDANG - Pertengkaran di tempat kerja, membuat nyawa Rendy Ramadhan melayang usai digorok oleh teman kerjanya sendiri di kantor distributor minuman dalam kemasan Aqua di Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Baca juga: Purwakarta Gempar, 2 Warga Diculik dan Dianiaya hingga Tewas 6 Orang Tak Dikenal
Usai dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, korban yang baru saja bertunangan dengan kekasihnya, dan bersiap menuju ke jenjang pelaminan tersebut, disemayamkan di rumah duka di Jalan Pasar Dua Timur, Kelurahan Rengla Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban dimasukkan ke dalam rumah duka. Ibu kandung korban menangis histeris, tak kuasa melihat anak ketiganya tewas dengan cara tidak wajar. Korban tewas saat di rumah sakit, dengan luka tusuk senjata tajam di bagian leher.
Baca juga: COVID-19 Kian menggila, Pendeta GKPI Diimbau Tak Putus Ingatkan Jemaat Patuh Prokes
Peristiwa naas ini terjadi saat korban tertidur pada jam istrahat kerja, namun secara tiba-tiba pelaku menusuk korban . Mendapatkan serangan mendadak, korban terbangun lalu melakukan perlawanan, dan keduanya terlibat perkelahian.
Baca juga: Purwakarta Gempar, 2 Warga Diculik dan Dianiaya hingga Tewas 6 Orang Tak Dikenal
Usai dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, korban yang baru saja bertunangan dengan kekasihnya, dan bersiap menuju ke jenjang pelaminan tersebut, disemayamkan di rumah duka di Jalan Pasar Dua Timur, Kelurahan Rengla Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban dimasukkan ke dalam rumah duka. Ibu kandung korban menangis histeris, tak kuasa melihat anak ketiganya tewas dengan cara tidak wajar. Korban tewas saat di rumah sakit, dengan luka tusuk senjata tajam di bagian leher.
Baca juga: COVID-19 Kian menggila, Pendeta GKPI Diimbau Tak Putus Ingatkan Jemaat Patuh Prokes
Peristiwa naas ini terjadi saat korban tertidur pada jam istrahat kerja, namun secara tiba-tiba pelaku menusuk korban . Mendapatkan serangan mendadak, korban terbangun lalu melakukan perlawanan, dan keduanya terlibat perkelahian.
Lihat Juga :