Efektif Kurangi Mobilitas Warga, Bima Ingin Perpanjang Ganjil Genap di Bogor

Senin, 21 Juni 2021 - 10:15 WIB
loading...
Efektif Kurangi Mobilitas...
Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim kebijakan ganjil genap yang diterapkan setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) efektif mengurangi kerumunan dan mobilitas warga. SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim kebijakan ganjil genap yang diterapkan setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) efektif mengurangi kerumunan dan mobilitas warga. Menurut dia berdasarkan pantauan selama dua hari terakhir di sejumlah pusat keramaian, kuliner dan oleh-oleh yang biasa diserbu wisatawan dari Jakarta tidak terjadi.

Bima Arya berkeliling ke sejumlah titik mulai dari Jalan Juanda, Sudirman, Pemuda, Ahmad Yani, Jalak Harupat, Otista, Suryakencana, Sukasari, Pajajaran dan berakhir di Tugu Kujang. Dalam pantauannya, arus lalu lintas relatif lancar dibanding pekan-pekan sebelumnya, termasuk di Jalur Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Otista hingga kawasan kuliner Jalan Suryakencana.

“Bahkan berdasarkan pantauan tadi volume kendaraan lebih turun dibandingkan ganjil genap hari pertama kemarin. Di beberapa titik memang masih terlihat sedikit kepadatan. Terima kasih atas kesadaran warga untuk mengurangi mobilitas,” ungkap Bima Arya, Senin (21/6/2021). (Baca juga; Rapid Test Antigen di Stasiun Bogor, 1 Penumpang Commuter Line Positif COVID-19 )

Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Kota Bogor dan Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota, jumlah kendaraan yang diputarbalikan berjumlah 4.556 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kendaraan yang diputar balik mulai dari pos sekat Simpang Baranangsiang, pos sekat Jalan Pajajaran / Bumi Aki, pos sekat Jembatan Merah dan pos sekat Air Mancur.

Sementara itu, data Jasa Marga selalu pengelola Tol Jagorawi juga menunjukan penurunan volume kendaraan yang memasuki Kota Bogor. Di gerbang exit tol Baranangsiang tercatat hanya melintas 5.807 kendaraan atau menurun 45,5%, berbeda dengan hari dan jam yang sama pada pekan sebelumnya yang mencapai 10.670 kendaraan (data jam 06.00 - 14.00 WIB).

Penurunan volume kendaraan juga terjadi di gerbang exit tol Sentul Barat (BORR). Tercatat 4.393 kendaraan yang menuju Kota Bogor atau menurun 20 persen dari hari yang sama pekan sebelumnya yang mencapai 5.515 kendaraan (data jam 06.00 - 14.00 WIB).

“Jika melihat di lapangan dua hari ini memang cukup efektif, tapi mengenai diperpanjangnya pemberlakukan ganjil genap setiap akhir pekan ini akan diputuskan melalui rapat Satgas besok (hari ini),” ujar Bima Arya. (Baca juga; Rapid Antigen di Stasiun Bogor, Penumpang: Setuju Saja, Apalagi Jakarta Zona Merah )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved