Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi Ditutup secara Resmi oleh Asisten III
Jum'at, 18 Juni 2021 - 14:36 WIB
loading...
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Jayapura Timothius J. Demetouw didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jayapura Parson Horota, Rabu (16/6/2021).
A
A
A
SENTANI - Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Timothius J. Demetouw menutup secara resmi pelatihan manajemen pengelolaan koperasi/Koperasi Unit Desa (KUD) Tahun Anggaran 2021 di Aula Hotel Merbau, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (16/6/2021).
Dalam acara penutupan kegiatan yang dihelat sejak Senin (14/6/2021) itu turut dihadiri oleh Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura Parson Horota, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gustav Griapon, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura David Zakaria.
Parson Horota usai penutupan menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini pada APBD Tahun Anggaran 2021 yang melekat pada DPA OPD Dinas Koperasi dan UKM. "Pelatihan manajemen pengelolaan koperasi ini bertujuan agar segenap pengurus koperasi yang ikut pelatihan dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari pelatihan ini," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan pengamatan secara langsung ke lapangan banyak koperasi yang pengelolaannya kurang membumi. "Itulah menjadi latar belakang diadakannya pelatihan ini," katanya.
Pelatihan ini, kata Parson, mengajari bagaimana mengelola koperasi dengan baik, mengatur manajemennya, mengatur isi koperasi, bagaimana pasarnya. Sudah saatnya koperasi/KUD harus profesional, produktif.
Dalam acara penutupan kegiatan yang dihelat sejak Senin (14/6/2021) itu turut dihadiri oleh Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura Parson Horota, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gustav Griapon, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura David Zakaria.
Parson Horota usai penutupan menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini pada APBD Tahun Anggaran 2021 yang melekat pada DPA OPD Dinas Koperasi dan UKM. "Pelatihan manajemen pengelolaan koperasi ini bertujuan agar segenap pengurus koperasi yang ikut pelatihan dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari pelatihan ini," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan pengamatan secara langsung ke lapangan banyak koperasi yang pengelolaannya kurang membumi. "Itulah menjadi latar belakang diadakannya pelatihan ini," katanya.
Pelatihan ini, kata Parson, mengajari bagaimana mengelola koperasi dengan baik, mengatur manajemennya, mengatur isi koperasi, bagaimana pasarnya. Sudah saatnya koperasi/KUD harus profesional, produktif.
Lihat Juga :