Rumah Bolong-Bolong, Tunanetra Pembuat Besek Didatangi Ganjar
Kamis, 17 Juni 2021 - 11:45 WIB
loading...
Parti dan suaminya, Purmanto, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Bagaimana tidak, mimpi merenovasi rumah yang ditinggalinya sekeluarga lebih dari setengah abad akan segera terwujud. Foto SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Parti dan suaminya, Purmanto, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Bagaimana tidak, mimpi merenovasi rumah yang ditinggalinya sekeluarga lebih dari setengah abad akan segera terwujud.
Terwujudnya mimpi itu, tak lain setelah rumahnya didatangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia datang untuk menengok keadaan rumah milik Purmanto dan Parti di Dusun Ganding, Desa Sumberejo, Pabelan, Kabupaten Semarang.
“Njenengan nyambut damel nopo Pak?,” tanya Ganjar menyapa Purmanto yang duduk di depan kediamannya, Rabu (16/6/2021).“(Bikin) besek Pak,” tutur Purmanto yang juga penyandang disabilitas tersebut. Baca juga: Setelah Buat Rumah, Kini Aston Martin Getol Buat Apartemen
Ganjar lantas berdialog dengan Parti, soal kondisi rumahnya. Rumah tersebut menurutnya merupakan peninggalan dari orangtuanya dan belum pernah direnovasi. Konstruksi rumahnya menggunakan kayu dan hampir kondisinya sudah mengalami pelapukan.
Beberapa kayu yang menyekat antara ruang tengah dengan kamar pun tampak tak lagi utuh. Bahkan ada yang menggantung dan tidak menyangga ke tanah. Ada total 3 kamar di rumah tersebut.
“Meh digawe koyok piye Bu? Iki kan (omahe) gede, sing didandani cilik wae sak cukupe wae,” tanya Ganjar pada Parti. “Nggih Pak mpun kulo manut mawon,” sahutnya. Baca juga: Sejumlah Anggota Positif Covid-19, Komisi VIII DPR Lockdown Mulai Hari Ini
Ganjar gembira dengan respons Parti dan langsung menghubungi seseorang. Ternyata, Ganjar menghubungi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko.
Terwujudnya mimpi itu, tak lain setelah rumahnya didatangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia datang untuk menengok keadaan rumah milik Purmanto dan Parti di Dusun Ganding, Desa Sumberejo, Pabelan, Kabupaten Semarang.
“Njenengan nyambut damel nopo Pak?,” tanya Ganjar menyapa Purmanto yang duduk di depan kediamannya, Rabu (16/6/2021).“(Bikin) besek Pak,” tutur Purmanto yang juga penyandang disabilitas tersebut. Baca juga: Setelah Buat Rumah, Kini Aston Martin Getol Buat Apartemen
Ganjar lantas berdialog dengan Parti, soal kondisi rumahnya. Rumah tersebut menurutnya merupakan peninggalan dari orangtuanya dan belum pernah direnovasi. Konstruksi rumahnya menggunakan kayu dan hampir kondisinya sudah mengalami pelapukan.
Beberapa kayu yang menyekat antara ruang tengah dengan kamar pun tampak tak lagi utuh. Bahkan ada yang menggantung dan tidak menyangga ke tanah. Ada total 3 kamar di rumah tersebut.
“Meh digawe koyok piye Bu? Iki kan (omahe) gede, sing didandani cilik wae sak cukupe wae,” tanya Ganjar pada Parti. “Nggih Pak mpun kulo manut mawon,” sahutnya. Baca juga: Sejumlah Anggota Positif Covid-19, Komisi VIII DPR Lockdown Mulai Hari Ini
Ganjar gembira dengan respons Parti dan langsung menghubungi seseorang. Ternyata, Ganjar menghubungi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko.
Lihat Juga :