Mencemaskan Bangkalan Zona Merah COVID-19, Penambahan Kasusnya Tertinggi di Jatim
Rabu, 16 Juni 2021 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tempat Hiburan Malam Digerebek Polda NTT, 16 Anak Gadis Dipaksa Layani Tamu hingga Hamil
Kabupaten Bangkalan, menjadi satu-satunya daerah di Jatim yang masuk zona merah. Di Jatim sendiri, 33 kabupaten/kota masuk zona oranye COVID-19 . Kemudian, ada empat kabupaten/kota yang masuk zona kuning COVID-19 . Yakni Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Sumenep, Pamekasan. Kasus aktif COVID-19 di Jatim, hingga kini tersisa sebanyak 3.221 kasus. "Indikator zonasi berdasarkan kasus, jumlah kematian dan kesembuhan," tandas Jibril.
Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov Jatim bersama Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya, serta tracer Kabupaten Bangkalan, melakukan tracing massal di daerah-daerah zona merah di Bangkalan .
Baca juga: Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri
Tracing massal ini untuk menemukan kasus-kasus positif yang diduga termasuk strain mutasi. Harapannya, dengan tracing dan isolasi cepat ini bisa semakin cepat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Bangkalan.
Kabupaten Bangkalan, menjadi satu-satunya daerah di Jatim yang masuk zona merah. Di Jatim sendiri, 33 kabupaten/kota masuk zona oranye COVID-19 . Kemudian, ada empat kabupaten/kota yang masuk zona kuning COVID-19 . Yakni Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Sumenep, Pamekasan. Kasus aktif COVID-19 di Jatim, hingga kini tersisa sebanyak 3.221 kasus. "Indikator zonasi berdasarkan kasus, jumlah kematian dan kesembuhan," tandas Jibril.
Sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov Jatim bersama Polda Jatim, dan Kodam V Brawijaya, serta tracer Kabupaten Bangkalan, melakukan tracing massal di daerah-daerah zona merah di Bangkalan .
Baca juga: Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri
Tracing massal ini untuk menemukan kasus-kasus positif yang diduga termasuk strain mutasi. Harapannya, dengan tracing dan isolasi cepat ini bisa semakin cepat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Bangkalan.
Lihat Juga :