Mutasi Covid-19 di Indonesia Capai 145 Kasus, Varian Delta Terbanyak
Rabu, 16 Juni 2021 - 10:58 WIB
loading...
Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi. FOTO/BNPB
A
A
A
JAKARTA - Mutasi virus Covid-19 yang masuk Variant of Concern (VoC) oleh World Health Organization ( WHO ) di Indonesia telah mencapai 145 kasus.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Siti Nadia Tarmizi mengatakan 145 kasus mutasi Covid-19 tersebut merupakan hasil identifikasi dari Whole Genome Sequence (WGS) terhadap 1.989 sampel yang diperiksa. "145 VoC tersebut hasil dari sequence 1.989 sampel," kata Nadia dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).
Sementara dari data Kemenkes, 145 kasus mutasi Covid-19 masuk VoC tersebut, di mana 36 kasus B117 Alfa yang berasal dari Inggris, kemudian 5 kasus B1351 Beta atau 'varian raja' dari Afrika Selatan, dan 104 kasus B1617.2 Delta dari India.
Baca Juga: Awas! Varian Delta India Ngamuk, Ekonomi RI Bisa Nyungsep Lagi
Kemenkes melaporkan sebanyak 145 VoC tersebut tersebar di Kepulauan Riau yakni di Batam ada 1 kasus, Sumatera Utara yang tersebar di Medan, Tanjung Balai yakni 2 kasus, Sumatera Selatan tersebar di Palembang, Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir ada 4 kasus, Riau yakni di Dumai 1 kasus.
Kemudian, DKI Jakarta ada 48 kasus, Jawa tengah yang tersebar di Brebes, Cilacap, Kudus ada 76 kasus, Jawa Barat ada di Karawang 2 kasus, Jawa Timur di Surabaya 3 kasus, Bali ada di Denpasar 1 kasus, Kalimantan Tengah yakni di Gunung Mas dan Palangkaraya 3 kasus, Kalimantan Selatan yakni di Tapin 1 kasus, dan Kalimantan Timur yakni di Samarinda 3 kasus.
Baca Juga: Kemenkes: Varian Delta Cepat Menular lewat Orang Tanpa Gejala
Juru Bicara Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Siti Nadia Tarmizi mengatakan 145 kasus mutasi Covid-19 tersebut merupakan hasil identifikasi dari Whole Genome Sequence (WGS) terhadap 1.989 sampel yang diperiksa. "145 VoC tersebut hasil dari sequence 1.989 sampel," kata Nadia dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).
Sementara dari data Kemenkes, 145 kasus mutasi Covid-19 masuk VoC tersebut, di mana 36 kasus B117 Alfa yang berasal dari Inggris, kemudian 5 kasus B1351 Beta atau 'varian raja' dari Afrika Selatan, dan 104 kasus B1617.2 Delta dari India.
Baca Juga: Awas! Varian Delta India Ngamuk, Ekonomi RI Bisa Nyungsep Lagi
Kemenkes melaporkan sebanyak 145 VoC tersebut tersebar di Kepulauan Riau yakni di Batam ada 1 kasus, Sumatera Utara yang tersebar di Medan, Tanjung Balai yakni 2 kasus, Sumatera Selatan tersebar di Palembang, Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir ada 4 kasus, Riau yakni di Dumai 1 kasus.
Kemudian, DKI Jakarta ada 48 kasus, Jawa tengah yang tersebar di Brebes, Cilacap, Kudus ada 76 kasus, Jawa Barat ada di Karawang 2 kasus, Jawa Timur di Surabaya 3 kasus, Bali ada di Denpasar 1 kasus, Kalimantan Tengah yakni di Gunung Mas dan Palangkaraya 3 kasus, Kalimantan Selatan yakni di Tapin 1 kasus, dan Kalimantan Timur yakni di Samarinda 3 kasus.
Baca Juga: Kemenkes: Varian Delta Cepat Menular lewat Orang Tanpa Gejala
Lihat Juga :