Bandar Narkoba Jaringan Kampung Bahari Ternyata Seorang Wanita
Senin, 14 Juni 2021 - 18:15 WIB
loading...
Polisi kembali menangkap enam pengedar narkoba jaringan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari enam pelaku yang di tangkap, satu di antaranya adalah bandar narkoba. SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Polisi kembali menangkap enam pengedar narkoba jaringan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara . Dari enam pelaku yang di tangkap, satu di antaranya adalah bandar narkoba .
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan dari keenam pengedar narkoba, yakni SW, BP, RZ, SR, RS dan AR dipimpin SW seorang wanita paruh baya.
"Berdasarkan interograsi, jadi saudara SW ini adalah bandar narkoba di Wilayah Kampung Bahari Jakut," kata Guruh saat Press Release di Mapolrestro Jakut, Senin (14/6/2021).
Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Utara Ahsanul Muqaffi mengatakan, pelaku SW menjadi bandar narkoba sejak 2014 dan sudah menjalankan bisnisnya melalui lapak. (Baca juga; Lagi, Polisi Libas Bandar Narkoba Jaringan Kampung Bahari )
"Dia menjual kepada pembeli, namun tidak secara langsung kepada yang bersangkutan. Tapi melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW, tidak masuk langsung," Ucap Ahsanul.
Ahsanul mengungkapkan keberadaan pelaku SW di Kampung Bahari sendiri memiliki koneksi dan jaringan yang cukup kuat sama seperti bandar lainnya yang ditangkap di Cipanas, Jawa Barat.
"Sama. Jadi dua orang yang kita tangkap kemarin di Puncak (HS dan MS) posisimya dengan saudari SW itu sama besarnya dan ini target sudah lama," ucapnya. (Baca juga; Dua Hari Diperiksa Polisi, Begini Kondisi Anji setelah Ditangkap karena Narkoba )
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan dari keenam pengedar narkoba, yakni SW, BP, RZ, SR, RS dan AR dipimpin SW seorang wanita paruh baya.
"Berdasarkan interograsi, jadi saudara SW ini adalah bandar narkoba di Wilayah Kampung Bahari Jakut," kata Guruh saat Press Release di Mapolrestro Jakut, Senin (14/6/2021).
Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Utara Ahsanul Muqaffi mengatakan, pelaku SW menjadi bandar narkoba sejak 2014 dan sudah menjalankan bisnisnya melalui lapak. (Baca juga; Lagi, Polisi Libas Bandar Narkoba Jaringan Kampung Bahari )
"Dia menjual kepada pembeli, namun tidak secara langsung kepada yang bersangkutan. Tapi melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW, tidak masuk langsung," Ucap Ahsanul.
Ahsanul mengungkapkan keberadaan pelaku SW di Kampung Bahari sendiri memiliki koneksi dan jaringan yang cukup kuat sama seperti bandar lainnya yang ditangkap di Cipanas, Jawa Barat.
"Sama. Jadi dua orang yang kita tangkap kemarin di Puncak (HS dan MS) posisimya dengan saudari SW itu sama besarnya dan ini target sudah lama," ucapnya. (Baca juga; Dua Hari Diperiksa Polisi, Begini Kondisi Anji setelah Ditangkap karena Narkoba )
Lihat Juga :