Di Nusakambangan, Bahar Smith Rela Potong Rambut Panjangnya
Senin, 25 Mei 2020 - 14:56 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
CILACAP - Habib Bahar bin Smith mengungkapkan kondisinya yang sedang dipenjara di Lapas Batu, Pulau Nusakambangan , Cilacap, Jawa Tengah melalui video yang beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 4 menit 36 detik tersebut Bahar Smith mengaku memotong rambut panjangnya.
”Sesuai SOP di Nusakambangan ini, bahwasanya setiap warga binaan yang baru dipotong rambutnya. Maka saya sebagai warga binaan yang taat dan patuh kepada aturan, maka saya bersedia rambut saya dipotong. Tanpa ada paksaan dari siapapun, tak ada yang bisa maksa saya," jelas Bahar Smith dalam video yang dikutip SINDOnews, Senin (25/5/2020).
(Baca: Lewat Twitter, Anak Bahar Smith Minta Ayahnya Kuat dan Sabar)
Pesan tersebut disampaikan Bahar Smith kepada keluarga ibu, istri, dan anak serta murid-muridnya. Dia mengatakan kepada murid-muridnya agar jangan dengan ketiadaan dirinya jangan lantas menjadikan semangat menjadi surut untuk membela agama dan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia
"Ingat wasiat saya sir wala taqif maju terus jangan pernah mundur dalam membela agama membela bangsa, rakyat dan negara kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.
”Sesuai SOP di Nusakambangan ini, bahwasanya setiap warga binaan yang baru dipotong rambutnya. Maka saya sebagai warga binaan yang taat dan patuh kepada aturan, maka saya bersedia rambut saya dipotong. Tanpa ada paksaan dari siapapun, tak ada yang bisa maksa saya," jelas Bahar Smith dalam video yang dikutip SINDOnews, Senin (25/5/2020).
(Baca: Lewat Twitter, Anak Bahar Smith Minta Ayahnya Kuat dan Sabar)
Pesan tersebut disampaikan Bahar Smith kepada keluarga ibu, istri, dan anak serta murid-muridnya. Dia mengatakan kepada murid-muridnya agar jangan dengan ketiadaan dirinya jangan lantas menjadikan semangat menjadi surut untuk membela agama dan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia
"Ingat wasiat saya sir wala taqif maju terus jangan pernah mundur dalam membela agama membela bangsa, rakyat dan negara kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.
Lihat Juga :