Usai Kerusuhan, 56 Warga Binaan Lapas Muara Beliti Dipindah ke Nusakambangan
Minggu, 11 Mei 2025 - 22:46 WIB
loading...
Sebanyak 56 warga binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Sumatera Selatan tiba di Pulau Nusakambangan untuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Foto: Ist
A
A
A
CILACAP - Sebanyak 56 warga binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Sumatera Selatan tiba di Pulau Nusakambangan untuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Sembilan warga binaan lainnya telah dipindahkan ke Lapas Kelas 1 Bandar Lampung dengan pengamanan super maksimum, Minggu (11/5/2025).
Mereka adalah warga binaan yang dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan adalah provokator dan berperilaku reaktif terhadap petugas dalam kerusuhan di lapas beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kronologi Kerusuhan Lapas Muara Beliti Sumsel Gara-gara Razia HP
Langkah pemindahan ini untuk semakin mempertegas komitmen Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan demi lapas dan rutan zero narkoba sekaligus HP.
"Saya tegaskan lagi tidak ada ampun untuk yang masih berani main-main dengan narkoba dan HP. Jangan karena sekelompok pengganggu dan pembangkang, marwah pembinaan lapas dan rutan dirusak. Jadi para provokator tersebut harus kita bina dengan kapasitas pengamanan yang lebih tinggi bahkan super maksimum di Nusakambangan," ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Mereka adalah warga binaan yang dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan adalah provokator dan berperilaku reaktif terhadap petugas dalam kerusuhan di lapas beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kronologi Kerusuhan Lapas Muara Beliti Sumsel Gara-gara Razia HP
Langkah pemindahan ini untuk semakin mempertegas komitmen Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan demi lapas dan rutan zero narkoba sekaligus HP.
"Saya tegaskan lagi tidak ada ampun untuk yang masih berani main-main dengan narkoba dan HP. Jangan karena sekelompok pengganggu dan pembangkang, marwah pembinaan lapas dan rutan dirusak. Jadi para provokator tersebut harus kita bina dengan kapasitas pengamanan yang lebih tinggi bahkan super maksimum di Nusakambangan," ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Lihat Juga :