Poltekpar Makassar Gelar Bimbingan Teknis di Desa Kadingeh
Sabtu, 12 Juni 2021 - 16:24 WIB
loading...
Mahasiswa Poltekpar Makassar saat memberikan pelatihan pengolahan makanan kepada warga Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang, Sabtu (12/6). Foto: Istimewa
A
A
A
ENREKANG - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar kegiatan bimbingan teknis program studi Manajemen Tata Boga (MTB) di Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang, 11 hingga 12 Juni. Bimbingan mengangkat tema "Pemanfaatan bahan lokal dalam pengembangan kuliner".
Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta yang merupakan warga masyarakat dari empat dusun di Desa Kadingeh. Bimbingan teknis ini dibuka Ketua Program Studi Manajemen Tata Boga (MTB), Lily Dianafitry Hasan.
Baca juga:Poltekpar Makassar Jalin Kerjasama untuk Tingkatkan Pariwisata di Maros
Dalam sambutanya, Lily menyatakan bahwa salah satu tugas pokok Poltekpar Makassar , selain melaksanakan pendidikan dan penelitian adalah pengabdian masyarakat. Salah satu tuntutan akreditasi program studi menurutnya, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa.
Pada bimbingan teknis kali ini, Prodi MTB mengangkat hasil penelitian mahasiswa serta uji coba produk yang memanfaatkan bahan lokal dengan pendampingan dosen.
Adapun produk yang dihasilkan adalah hasil olahan kacang merah seperti susu kacang merah, serikaya berbahan dasar sari kacang merah dan sirup susu kacang merah. Produk ini dikembangkan oleh Syahrul Ahmad dan timnya.
Baca juga:Poltekpar Makassar Susun Kurikulum Merdeka Belajar Pariwisata
Produk lainnya adalah olahan dari bahan dasar tepung pulu mandoti berupa kue pie yang dikembangkan Arni Isnaini serta kue mochi oleh Nur Ayu Wahdana R membuat moci. Tepung pulu mandoti ini dipilih untuk dikembangkan karena mudah didapatkan di Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang.
Anggota DPRD Sulsel , Saharuddin yang turut hadir mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Prodi MTB Poltekpar Makassar . Dia berharap agar kegiatan ini sering dilakukan dan tidak hanya di tingkat desa saja tetapi sampai dengan tingkat kabupaten pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta yang merupakan warga masyarakat dari empat dusun di Desa Kadingeh. Bimbingan teknis ini dibuka Ketua Program Studi Manajemen Tata Boga (MTB), Lily Dianafitry Hasan.
Baca juga:Poltekpar Makassar Jalin Kerjasama untuk Tingkatkan Pariwisata di Maros
Dalam sambutanya, Lily menyatakan bahwa salah satu tugas pokok Poltekpar Makassar , selain melaksanakan pendidikan dan penelitian adalah pengabdian masyarakat. Salah satu tuntutan akreditasi program studi menurutnya, melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa.
Pada bimbingan teknis kali ini, Prodi MTB mengangkat hasil penelitian mahasiswa serta uji coba produk yang memanfaatkan bahan lokal dengan pendampingan dosen.
Adapun produk yang dihasilkan adalah hasil olahan kacang merah seperti susu kacang merah, serikaya berbahan dasar sari kacang merah dan sirup susu kacang merah. Produk ini dikembangkan oleh Syahrul Ahmad dan timnya.
Baca juga:Poltekpar Makassar Susun Kurikulum Merdeka Belajar Pariwisata
Produk lainnya adalah olahan dari bahan dasar tepung pulu mandoti berupa kue pie yang dikembangkan Arni Isnaini serta kue mochi oleh Nur Ayu Wahdana R membuat moci. Tepung pulu mandoti ini dipilih untuk dikembangkan karena mudah didapatkan di Desa Kadingeh, Kabupaten Enrekang.
Anggota DPRD Sulsel , Saharuddin yang turut hadir mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Prodi MTB Poltekpar Makassar . Dia berharap agar kegiatan ini sering dilakukan dan tidak hanya di tingkat desa saja tetapi sampai dengan tingkat kabupaten pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :