Puluhan Preman Tukang Palak Sopir Truk di Jakarta Barat Digulung
Jum'at, 11 Juni 2021 - 21:08 WIB
loading...
Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menggelar operasi preman yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021). Foto: MNC Portal/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat menggelar operasi preman yang kerap meresahkan masyarakat di wilayah Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021). Sebanyak 22 preman diamankan.
Baca juga: Preman di Tanjung Priok Tak Punya Rasa Takut, Polisi: Mereka seperti Duri Dalam Daging
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, dalam operasi preman yang digelar hari ini pihaknya turut mengamankan uang hasil pungutan liar (pungli), senjata tajam, dan kupon yang dipergunakan untuk melakukan pungli kepada sopir truk yang sedang melintas.
"Sebanyak 22 preman yang diamankan pada operasi ini kerap meresahkan masyarakat dengan cara melakukan pungutan liar " ujar Joko Dwi, Jumat (11/6/2021).
Joko menjelaskan, operasi premanisme ini untuk menciptakan Jakarta Barat zero dari aksi premanisme. Hal itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk pemberantasan dari aksi premanisme.
Baca juga: Preman di Tanjung Priok Tak Punya Rasa Takut, Polisi: Mereka seperti Duri Dalam Daging
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, dalam operasi preman yang digelar hari ini pihaknya turut mengamankan uang hasil pungutan liar (pungli), senjata tajam, dan kupon yang dipergunakan untuk melakukan pungli kepada sopir truk yang sedang melintas.
"Sebanyak 22 preman yang diamankan pada operasi ini kerap meresahkan masyarakat dengan cara melakukan pungutan liar " ujar Joko Dwi, Jumat (11/6/2021).
Joko menjelaskan, operasi premanisme ini untuk menciptakan Jakarta Barat zero dari aksi premanisme. Hal itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk pemberantasan dari aksi premanisme.
Lihat Juga :