Sekolah Tatap Muka di Tangsel Dibatasi Hanya 2 Jam Seminggu 2 Kali
Jum'at, 11 Juni 2021 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalam praktiknya, dia mencontohkan, jika dalam satu kelas berisi 30 orang, maka siswa yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka hanya 25%. (Baca juga; Cuma Sedikit Siswa Ikuti Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Jakarta )
"Ya, jadi praktiknya nanti, dari 30 orang per kelas, yang boleh masuk kelas, jadi tujuh, delapan anak atau 25%. Dengan catatan, satu hari hanya dua jam dan seminggu hanya dua hari," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya pun tengah mengejar suntik vaksin untuk guru dan tenaga pengajar. Sehingga, potensi guru dan tenaga pengajar, serta para siswa terpapar bisa ditekan lebih maksimal.
"Kita dorong para guru ke Puskesmas terdekat untuk divaksin. Kita dorong melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, yang belum divaksin datangi hari ini, karena harus dua kali," jelasnya.
Dengan demikian, diharapkan saat PTM dimulai, semua guru harus sudah divaksin. Bila ditemukan guru di sekolah yang belum divaksin, PTM akan ditunda.
"Ya, jadi praktiknya nanti, dari 30 orang per kelas, yang boleh masuk kelas, jadi tujuh, delapan anak atau 25%. Dengan catatan, satu hari hanya dua jam dan seminggu hanya dua hari," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya pun tengah mengejar suntik vaksin untuk guru dan tenaga pengajar. Sehingga, potensi guru dan tenaga pengajar, serta para siswa terpapar bisa ditekan lebih maksimal.
"Kita dorong para guru ke Puskesmas terdekat untuk divaksin. Kita dorong melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, yang belum divaksin datangi hari ini, karena harus dua kali," jelasnya.
Dengan demikian, diharapkan saat PTM dimulai, semua guru harus sudah divaksin. Bila ditemukan guru di sekolah yang belum divaksin, PTM akan ditunda.
(wib)
Lihat Juga :