Kisah Aksi Heroik Cakradireja Kuasai Kewedanaan Karawang dan Tewaskan 47 Tentara Jepang

Jum'at, 11 Juni 2021 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Aksi Heroik Cakradireja...
Cakradireja merupakan sosok pejuang yang berjasa melawan kekejaman tentara Jepang. Bahkan dia bersama teman-temannya berhasil menguasai kewedanan Karawang dan melucuti tentara Jepang. Foto SINDOnews/Nila K
A A A
Nama Cakradireja dikenal oleh kebanyakan masyarakat Karawang sebagai nama sebuah jalan kabupaten yang berlokasi di Kelurahan Karangpawitan. Padahal Cakradireja merupakan sosok pejuang yang berjasa melawan kekejaman tentara Jepang. Bahkan dia bersama teman-temannya berhasil menguasai kewedanan Karawang dan melucuti tentara Jepang.

Salah satu keturunan Cakradireja yaitu, Jerman Abdul Qadir, mengungkapkan kisah heroik Cakradireja dan kawan-kawan yang berhasil melucuti tentara Jepang. Peristiwa pelucutan tentara Jepang di Kewedanaan Karawang itu menjadi pijakan pejuang kemerdekaan mengusir tentara Jepang di Karawang. Kejadian itu terjadi sebelum berkumandang kemerdekaan Indonesia tahun 1945 di Rengasdengklok.

Baca : Bakar Rumah dan Bunuh Warga Ilaga, Pentolan KKB Numbuk Talenggen Terus Diburu

Pelucutan tentara Jepang bermula ketika Cakradireja bekerja sama dengan teman seperjuangannya yang menjadi Kepala Politie Karawang, Komar Surawidjaya, memastikan keamanan teman-temannya melewati pos penjagaan yang dijaga oleh tentara Jepang yang kebanyakan dari pribumi.

"Semula kedatangan mereka akan ditembak tentara Jepang, saat melewati pos penjagaan. Namun Komarudin berhasil mencegah," kata Jerman Abdul Qadir, Kamis (10/6/21).

Menurut Jerman Abdul Qadir, setelah lolos dari penjagaan kemudian Cakradireja mengajak kawan-kawan seperjuangan menguasai untuk kewedanaan Karawang. Seluruh kekuatan di kerahkan seperti memanggil teman seperjuangan dan mengajak para pelajar berjuangan menguasai kantor kewedanaan Karawang.

Kantor kewedanan berhasil dikuasai setelah menyerang penjaga yang menewaskan 47 tentara Jepang, yang kebanyakan pribumi. Akhirnya tentara Jepang pribumi lainnya menyerah dan memilih bergabung dengan pejuang.

"Berdasarkan catatan yang ada ketika itu, banyak rakyat yang mengundurkan diri menjadi tentara Jepang. Itu termasuk Mayor Lukas Kustaryo yang berkedudukan di Cikampek," katanya.

Baca juga : Kontak Tembak Antara Pasukan TNI-Polri dengan KKB Kembali Terjadi di Pinapa Ilaga Papua


Setelah pelucutan, Cakradireja membentuk pertahanan Karawang barat, bagian logistik. Membentuk PMI Cabang Karawang dan membentuk Pusat Pertolongan Keluarga Korban Perjuangan (PPKKP). Namun pertahanan Karawang Barat berhasil dijebol oleh agresi tentara Belanda datang setelah tentara Jepang pergi. Akhirnya Cakradireja mundur ke Dawuan, Kali Urip.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved