Sudah Positif Covid Driver Indomaret Malah Di-PHK
Kamis, 10 Juni 2021 - 17:33 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hendro Hartono terpaksa gigit jari setelah dipecat sepihak oleh perusahaannya. Pria yang bekerja di bagian delivery driver itu tidak menyangka di saat dirinya terkonfirmasi Covid-19 malah dipecat dari pekerjaannya.
Melalui kuasa hukum Hendro, Sahat Poltak Siallagan menjelaskan duduk perkara kasus yang menimpa kliennya. Pada 4 Januari 2021, Hendro mengeluh sakit pinggang dan berobat ke Puskesmas Cipayung.
Baca juga: Boikot Indomaret Setop, Kemnaker 'Puji' Said Iqbal
Tim medis juga melakukan rapid tes terhadap Hendro dengan hasil positif Covid-19. Isolasi mandiri menjadi anjuran bagi Hendro. Dia dinyatakan positif pada 4 Januari dan harus isolasi hingga 19 Januari 2021.
“Pada 12 Januari klien kami dipaksa oleh perusahaannya untuk datang ke kantor. Namun, klien kami belum berkenaan hadir dengan alasan khawatir membawa dan memaparkan Covid-19. Meskipun pada 8 Januari dia dinyatakan negatif, tapi kan dia harus isolasi mandiri sampai 19 Januari,” ujar Poltak, Kamis (10/6/2021).
Penjelasan Hendro pun diutarakan ke atasannya, Djuminto selaku Deputi Distributor Centre Manager. Bukannya simpati, Hendro malah diintimidasi atasannya dan Djuminto juga tidak mempercayai kalau Hendro terpapar Covid-19.
Melalui kuasa hukum Hendro, Sahat Poltak Siallagan menjelaskan duduk perkara kasus yang menimpa kliennya. Pada 4 Januari 2021, Hendro mengeluh sakit pinggang dan berobat ke Puskesmas Cipayung.
Baca juga: Boikot Indomaret Setop, Kemnaker 'Puji' Said Iqbal
Tim medis juga melakukan rapid tes terhadap Hendro dengan hasil positif Covid-19. Isolasi mandiri menjadi anjuran bagi Hendro. Dia dinyatakan positif pada 4 Januari dan harus isolasi hingga 19 Januari 2021.
“Pada 12 Januari klien kami dipaksa oleh perusahaannya untuk datang ke kantor. Namun, klien kami belum berkenaan hadir dengan alasan khawatir membawa dan memaparkan Covid-19. Meskipun pada 8 Januari dia dinyatakan negatif, tapi kan dia harus isolasi mandiri sampai 19 Januari,” ujar Poltak, Kamis (10/6/2021).
Penjelasan Hendro pun diutarakan ke atasannya, Djuminto selaku Deputi Distributor Centre Manager. Bukannya simpati, Hendro malah diintimidasi atasannya dan Djuminto juga tidak mempercayai kalau Hendro terpapar Covid-19.
Lihat Juga :