Persakmi Sebut Peningkatan Kasus COVID-19 di Surabaya Dipengaruhi Bangkalan

Kamis, 10 Juni 2021 - 17:40 WIB
loading...
Persakmi Sebut Peningkatan...
Penyekatan yang dilakukan di pintu masuk Surabaya bisa efektif untuk memutus penularan COVID-19.
A A A
SURABAYA - Melonjaknya kasus penularan COVID-19 di Bangkalan memiliki efek domino pada Kota Surabaya. Kondisi penanganan COVID-19 menjadi penuh dan jumlah penularan meningkat.

Pembina Pengurus Daerah Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Jawa Timur, Estiningtyas Nugraheni menuturkan, keputusan yang dilakukan Satgas COVID-19 Surabaya dengan menerapkan penyekatan di Jembatan Suramadu sangatlah tepat. Menurutnya, penyekatan ini langkah yang paling efektif dalam menekan laju penyebaran COVID-19.

Baca jugaa: COVID-19 Bangkalan Melonjak, 239 Pengendara Positif Usai Tes Antigen

"Itu yang paling efektif, yang paling signifikan untuk menekan, menapis (screening) orang yang masuk ke Surabaya," kata Estiningtyas, Kamis (10/6/2021).

Esti melanjutkan, terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Bangkalan dapat pula berpengaruh terhadap kondisi di Kota Surabaya. Pengaruh itu pun kini bisa dilihat dari keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) di beberapa rumah sakit atau ruang isolasi di Surabaya. "Jumlah positif naik dari data yang terpublish sudah ketahuan. Penghuninya Hotel Asrama Haji, Rumah Sakit Lapangan itu kan naik," ungkapnya.

Berdasarkan pengamatannya, dua minggu pasca Lebaran, kasus COVID-19 di Surabaya memang ada kenaikan. Tapi, persentase kenaikan ini dinilainya masih di bawah 30 persen. Namun, pasca terjadi peningkatan kasus di Bangkalan, kenaikan di Surabaya dinilainya signifikan. "Nah, saat minggu ketiga (pasca lebaran) adanya kasus di tetangga (Bangkalan), naiknya (Surabaya) sampai di atas 50. Berarti kan secara kasat mata saja sudah signifikan," jelasnya.

Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di SMA SPI, Komnas PA Beri Informasi Tambahan

Di samping itu, faktor lain yang mempengaruhi adanya penambahan kasus ini karena memang tingginya mobilitas masyarakat di Kota Pahlawan. Seperti warga luar daerah yang dalam setiap harinya bekerja di Surabaya.

"Penyakit ini berkaitan pertemuan antar orang, menularnya dari orang ke orang. Ada intersection, atau irisan-irisan kegiatan manusia. Dia domisili di mana, bekerjanya di mana, atau dia pada waktu weekend pergi ke mana, nanti balik lagi ke Surabaya," jelasnya.

Pihaknya sangat setuju ketika Satgas COVID-19 Surabaya mulai menerapkan screening di kaki Jembatan Suramadu maupun di Dermaga Ujung, Tanjung Perak. Sebab, tidak mungkin apabila akses masuk ke Surabaya ini ditutup secara total untuk mencegah laju penyebaran COVID-19.

"Surabaya kalau ditutup banget (total) tidak bisa. Karena banyak pegawai yang dari luar Surabaya. Karena itu (masuk Surabaya) harus pakai swab, tracing harus. Makanya sekarang ini kita kerja keras lagi dan kita berupaya meminimalisir agar tidak naik," tegasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Proyek Jalan...
Soroti Proyek Jalan Arosbaya - Campor, Legislator Partai Perindo Muhammad Mosleh: Jangan Main-main dengan Anggaran Negara!
Karamah Mbah Kholil...
Karamah Mbah Kholil Bangkalan: Sebar Pasukan Lebah Gaib Melawan Tentara Sekutu
Kejari Bangkalan Tahan...
Kejari Bangkalan Tahan Plt Direktur BUMD Sumber Daya Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Mantan Ketua DPRD Jatim...
Mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi Linglung usai Hilang Selama 5 Hari Diajak Pergi 3 Pria Tak Dikenal
Eks Ketua DPRD Jatim...
Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Ditemukan Linglung di Bangkalan
Aksi Kejar-kejaran Mobil...
Aksi Kejar-kejaran Mobil Polisi dengan Ertiga di Jatim Berujung Tabrak Rumah Warga
Mentan Amran Beri Bantuan...
Mentan Amran Beri Bantuan Alsintan Tingkatkan Produksi Padi di Bangkalan
Massa Tolak Revisi UU...
Massa Tolak Revisi UU Pilkada Jebol Pagar DPRD di Bangkalan
Berusia 90 Tahun, Begini...
Berusia 90 Tahun, Begini Kisah Kakek Muhtaram si Penggembala Sapi Asal Bangkalan yang Berangkat Haji Tahun Ini
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved