Banyak Masalah di Transjakarta, Dirut Salahkan Operator Swasta dan Ogah Libatkan KNKT
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
Punishment and reward secara keras bagi operator swasta yang nakal akan diberikan setelah audit 4 bulan. Sanksi tegas akan diberikan kepada mereka yang terbukti melanggar aturan.
"Salah satunya tak diperbolehkan membawa bus selama empat bulan bila dalam audit terbukti tak melayani dengan benar," tegasnya.
Dari rentetan kasus terjadi, Sardjono enggan melibatkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Alasannya semua insiden itu adalah hal yang biasa terjadi dalam transportasi darat.
Termasuk pecah ban, bila kejadian itu merupakan hal yang lumrah dan biasa menimpa kendaraan manapun. "Rumah saya di pinggir tol dalam setahun bisa terjadi banyak kasus pecah ban. Jadi bisa disampaikan itu hal yang umum," ucapnya.
Termasuk mengenai pecah ban beberapa hari lalu, sekalipun ban yang digunakan diketahui berumur 5 tahun, namun itu bukan masalah. Ketahanan dan pergantian ban Transjakarta didasari jauhnya perjalanan bus atau kilometer kendaraan. "Tapi, teknisnya berapa saya ngga hafal," ucapnya.
"Salah satunya tak diperbolehkan membawa bus selama empat bulan bila dalam audit terbukti tak melayani dengan benar," tegasnya.
Dari rentetan kasus terjadi, Sardjono enggan melibatkan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Alasannya semua insiden itu adalah hal yang biasa terjadi dalam transportasi darat.
Termasuk pecah ban, bila kejadian itu merupakan hal yang lumrah dan biasa menimpa kendaraan manapun. "Rumah saya di pinggir tol dalam setahun bisa terjadi banyak kasus pecah ban. Jadi bisa disampaikan itu hal yang umum," ucapnya.
Termasuk mengenai pecah ban beberapa hari lalu, sekalipun ban yang digunakan diketahui berumur 5 tahun, namun itu bukan masalah. Ketahanan dan pergantian ban Transjakarta didasari jauhnya perjalanan bus atau kilometer kendaraan. "Tapi, teknisnya berapa saya ngga hafal," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :