Banyak Masalah di Transjakarta, Dirut Salahkan Operator Swasta dan Ogah Libatkan KNKT
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:49 WIB
loading...
Transjakarta terlibat kecelakaan tunggal di Glodok, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. PT Transportasi Jakarta menyatakan rentetan kasus kejadian lebih disebabkan operator swasta. Foto: @TMCPoldaMetro
A
A
A
JAKARTA - Banyaknya masalah yang terjadi di bus Transjakarta dinilai sebagai hal biasa. PT Transportasi Jakarta enggan disalahkan dan memilih tak melibatkan KNKT untuk menginvestigasi masalah tersebut.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo saat menanggapi banyaknya rentetan kasus yang menimpa armadanya.
Baca juga: Ngetem Terlalu Lama, Warganet Keluhkan Pelayanan Transjakarta
Dia menilai kejadian itu lebih disebabkan operator swasta. "Sejak tiga bulan lalu kami telah membuat kerja sama baru dengan operator swasta. Jadi kita serahkan semuanya ke sana," ujarnya, Kamis (10/6/2021).
Rentetan kejadian menimpa Transjakarta, mulai dari bus yang berasap di jalan Kyai Tapa, bus mogok di persimpangan sebidang di Halimun, hingga pecah ban vulkanisir di Harmoni.
Dari sejumlah rentetan itu, Transjakarta mengklaim sudah memperketat operasional bus miliknya yang kini dikendalikan oleh sejumlah operator swasta.
Baca juga: PT Transjakarta Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Ban Vulkanisir
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo saat menanggapi banyaknya rentetan kasus yang menimpa armadanya.
Baca juga: Ngetem Terlalu Lama, Warganet Keluhkan Pelayanan Transjakarta
Dia menilai kejadian itu lebih disebabkan operator swasta. "Sejak tiga bulan lalu kami telah membuat kerja sama baru dengan operator swasta. Jadi kita serahkan semuanya ke sana," ujarnya, Kamis (10/6/2021).
Rentetan kejadian menimpa Transjakarta, mulai dari bus yang berasap di jalan Kyai Tapa, bus mogok di persimpangan sebidang di Halimun, hingga pecah ban vulkanisir di Harmoni.
Dari sejumlah rentetan itu, Transjakarta mengklaim sudah memperketat operasional bus miliknya yang kini dikendalikan oleh sejumlah operator swasta.
Baca juga: PT Transjakarta Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Ban Vulkanisir
Lihat Juga :