Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

64 Tim Bakal Ramaikan Turnamen E-Sport Kill The LAst Madiun

loading...
64 Tim Bakal Ramaikan Turnamen E-Sport Kill The LAst Madiun
Para gamers akan bertanding di turnamen Pendekar E-sport pada 15-18 Juni 2021. Turnamen ini menjadi pemanasan sebelum digelarnya Wali Kota Cup 2021.
MADIUN - Komunitas e-sport Kill The LAst Madiun kiprahnya mulai dirasakan. Ini dibuktikan dengan besarnya antusiasme peserta mengikuti turnamen ‘Pendekar E-Sport’ yang akan digelar Omah Ijo yang tergabung dalam Kill The LAst Madiun.

Kegiatan yang akan berlangsung di Cakra Café Madiun, pada 15-18 Juni 2021 ini juga didukung Asosiasi Video Games Indonesia (AVGI) Madiun. Sebanyak 64 tim akan ambil bagian turnamen yang menggunakan sistem gugur ini.

Baca juga: Heboh! 5 Calon TKI di Malang Nekat Lompat dari Atap Gedung, 3 Alami Patah Kaki

Menurut CEO Omah Ijo, Muhammad Rizal Syahrifuddin Barsyah, pendaftaran sudah dibuka sejak awal Mei hingga 13 Juni 2021. Para peserta sudah mengonfirmasi untuk ikut serta di turnamen ini. Menurutnya, para peserta ini tidak hanya berasal dari Madiun.



“Kami gembira karena minat para peserta yang ingin mendaftar turnamen e-sport ini luar biasa. Peserta berasal dari daerah-daerah di luar Madiun seperti Magetan, Ponorogo, Caruban, dan lain sebagainya,” kata Rizal.

Rizal menambahkan, tujuan Omah Ijo yang tergabung dalam Kill The LAst Madiun dengan didukung AVGI menyelenggarakan turnamen ‘Pendekar E-sport’ ini adalah sebagai pemanasan menjelang Wali Kota Cup. Rencananya turnamen e-sport Wali Kota Cup sendiri akan digelar pada bulan Agustus mendatang.

Baca juga: Tuban Gempar, Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dikepruk Batu Oleh Pemabuk

“Turnamen ini sebenarnya untuk pemanasan, Road to Wali Kota Cup yang merupakan turnamen e-sport besar di Madiun. Jadi event ini menjadi gambaran kita potensi-potensi player e-sport di Madiun dan sekitarnya,” imbuhnya.

Penanggung Jawab Kill The LAst Madiun Belladira menyebut ‘Pendekar E-sport’ menjadi ajang untuk melihat potensi olahraga elektronik ini di Madiun. Menurutnya, saat ini, penggemar e-sport di Kota Pendekar memang terus meningkat.

“Anak-anak muda di Madiun mulai menggemari e-sport. Karena itu, adanya turnamen seperti ‘Pendekar E-Sport’ ini bisa menjadi momentum bagi anak-anak muda untuk melihat potensi mereka sekaligus menambah pengalaman,” kata Belladira yang akrab disapa Ibel.



Turnamen e-sport bertajuk ‘Pendekar E-Sport ini akan memperebutkan total hadiah senilai Rp5 juta. Juara 1 berhak menerima hadiah Rp2,5 juta, sementara juara 2 senilai Rp1,5 juta, dan juara 3 akan membawa pulang Rp1 juta.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top