Cerita Eva Pendaki Perempuan Sempat Hilang dan Tertidur di Gua Berbeda-beda
Kamis, 10 Juni 2021 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya kata Eva, di hari terakhir dia hilang, ada keinginan kuat dalam dirinya untuk berkunjung ke rumah Neneknya yang ada di kabupaten Bulukumba. Saat itu dia merasa sudah berada di rumah neneknya, setelah sosok seorang dokter perempuan datang untuk membawanya ke rumah neneknya. Beragam makanan ditawarkan oleh neneknya. Namun Eva menolak. Dia meminta dibuatkan makanan jelly dengan sirup nenas.
Baca Juga: Cerita Mistis di Balik Hilangnya Pendaki Perempuan di Gunung Abbo
"Saat itu nenek-ku membuatkan sirup jelly di wadah yang besar sekali dan sambil ngobrol dengan nenek. Tapi lagi-lagi saya kembali tersadar dan masih berada di dalam gua. Sepertinya saat itu masih subuh, karena tidak lama kemudian ada cahaya yang saya lihat masuk ke dalam gua. Saat itu saya terus berdzikir dan memohon petunjuk untuk dimudahkan keluar dari dalam gua," jelasnya.
Petunjuk satu-satunya dia berhasil ditemukan oleh tim gabungan SAR, adalah saat dia mendengar suara orang memanggil namanya beberapa kali. Saat itu dia mulai sadar kalau dia sedang dicari. Selanjutnya dia mencium aroma parfum laki-laki. Aroma parfum tersebut tercium hingga dua kali, barulah dia menyakini parfum tersebut berasal dari orang yang mencari.
"Saat pertama kali mencium parfum laki-laki, saya mohon untuk diberikan petunjuk. Kalau memang yang datang adalah orang baik maka berikanlah petunjuk. Saya memastikan dulu apakah itu orang yang mencari saya atau halusinasi. Aroma parfum yang kedua kembali saya cium. Barulah saat itu, saya menjawab panggilan mereka dan berkata, adaka disini, tapi dak bisaka bergerak," jelasnya.
Baca Juga: Cerita Mistis di Balik Hilangnya Pendaki Perempuan di Gunung Abbo
"Saat itu nenek-ku membuatkan sirup jelly di wadah yang besar sekali dan sambil ngobrol dengan nenek. Tapi lagi-lagi saya kembali tersadar dan masih berada di dalam gua. Sepertinya saat itu masih subuh, karena tidak lama kemudian ada cahaya yang saya lihat masuk ke dalam gua. Saat itu saya terus berdzikir dan memohon petunjuk untuk dimudahkan keluar dari dalam gua," jelasnya.
Petunjuk satu-satunya dia berhasil ditemukan oleh tim gabungan SAR, adalah saat dia mendengar suara orang memanggil namanya beberapa kali. Saat itu dia mulai sadar kalau dia sedang dicari. Selanjutnya dia mencium aroma parfum laki-laki. Aroma parfum tersebut tercium hingga dua kali, barulah dia menyakini parfum tersebut berasal dari orang yang mencari.
"Saat pertama kali mencium parfum laki-laki, saya mohon untuk diberikan petunjuk. Kalau memang yang datang adalah orang baik maka berikanlah petunjuk. Saya memastikan dulu apakah itu orang yang mencari saya atau halusinasi. Aroma parfum yang kedua kembali saya cium. Barulah saat itu, saya menjawab panggilan mereka dan berkata, adaka disini, tapi dak bisaka bergerak," jelasnya.
(agn)
Lihat Juga :