Akan Nikahi Ayahnya, Perempuan Muda Picu Kemarahan Publik AS
Senin, 25 Mei 2020 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kasus remaja 18 tahun ini, dia mengaku hubungan asmara dengan ayah kandungnya sudah terlalu jauh. Dia dan ayahnya mengaku sama-sama memiliki perasaan cinta yang kuat satu sama lain. "Kami mendiskusikan apakah ini salah dan kemudian kami berciuman," katanya.
"Dan kemudian kami bercumbu, dan kemudian kami bercinta untuk pertama kalinya. Saat itulah saya kehilangan keperawanan," katanya, yang dilansir news.com.au, Senin (25/5/2020).
Menurutnya, sang Ibu tidak mengetahui hubungan kontroversial tersebut. Dia bahkan tidak peduli jika dia dan ayah bilogisnya tidak dapat menikah secara sah. "Saya ingin itu mewakili keunikan kami, jadi kami tidak melakukan pernikahan putih," katanya.
"Skema warnanya hitam dan ungu, dan kami berdua akan memakai sepatu tenis Converse. Dia mengenakan celana jins dan kemeja yang bagus. Dia mengatakan dia tidak mengenakan dasi kupu-kupu, tetapi ini adalah pernikahan saya."
"Nenek dan kakek saya—orang tua tunangan saya—akan hadir dan kakek saya akan memberikan saya," ujarnya.
"Meja-meja akan memiliki karangan bunga pohon tanpa daun untuk mewakili pernikahan kami, yang akan seperti pohon yang tumbuh. Gaun saya akan hitam," paparnya.
Pernikahan yang akan datang itu telah menyebar di Facebook, yang pada akhirnya memicu kemarahan dari warga AS pengguna media sosial.
"Dan kemudian kami bercumbu, dan kemudian kami bercinta untuk pertama kalinya. Saat itulah saya kehilangan keperawanan," katanya, yang dilansir news.com.au, Senin (25/5/2020).
Menurutnya, sang Ibu tidak mengetahui hubungan kontroversial tersebut. Dia bahkan tidak peduli jika dia dan ayah bilogisnya tidak dapat menikah secara sah. "Saya ingin itu mewakili keunikan kami, jadi kami tidak melakukan pernikahan putih," katanya.
"Skema warnanya hitam dan ungu, dan kami berdua akan memakai sepatu tenis Converse. Dia mengenakan celana jins dan kemeja yang bagus. Dia mengatakan dia tidak mengenakan dasi kupu-kupu, tetapi ini adalah pernikahan saya."
"Nenek dan kakek saya—orang tua tunangan saya—akan hadir dan kakek saya akan memberikan saya," ujarnya.
"Meja-meja akan memiliki karangan bunga pohon tanpa daun untuk mewakili pernikahan kami, yang akan seperti pohon yang tumbuh. Gaun saya akan hitam," paparnya.
Pernikahan yang akan datang itu telah menyebar di Facebook, yang pada akhirnya memicu kemarahan dari warga AS pengguna media sosial.
Lihat Juga :