Waktunya Membunyikan Alarm, Okupansi ICU RS di Semarang Tembus 90 Persen

Rabu, 09 Juni 2021 - 14:30 WIB
loading...
Waktunya Membunyikan...
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Semarang Ani Rahardjo. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Kasus COVID-19 di Kabupaten Semarang dalam beberapa hari belakangan terus meningkat. Sebagian warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 membutuhkan perawatan medis secara intensif di rumah sakit.

Baca juga: Pasien COVID-19 Membeludak, Ruang Isolasi Tiga RSUD di Bandung Barat Penuh

Imbasnya, okupansi (tingkat hunian) ruang Intensive Care Unit (ICU) sejumlah rumah sakit rata-rata mencapai 90%. "Ketersediaan ruang ICU di RSUD Gunawan Mangunkusumo Ambarawa mencapai 90 persen. RSUD Ungaran 80 persen, dan rumah sakit Ken Saras sudah 100 persen. Sedangkan jumlah warga yang diisolasi di tempat isolasi tidak berkurang, justru bertambah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Semarang Ani Rahardjo, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Keren, Pria Blitar Ini Mampu Ciptakan Sepeda Tenaga Matahari

Saat ini pasien yang dirawat di ruang isolasi terpusat di Siwakul ada 38 orang. Kemudian di Hotel Garuda Kopeng terisi 18 orang dan Rusunawa Pringapus sementara dua orang.

"Masih tersisa 46 kamar yang masih kosong. Jadi kita kurang sedikit, apabila tidak gerak cepat dan maksimal bisa jatuh pada zona merah. Posisi kita sudah tidak aman lagi, waktunya membunyikan alarm," ujarnya.

Menurutnya, semua rumah sakit sekarang berupaya menambah tempat tidur. Sebab ruang ICU disemua rumah sakit rata-rata tersisa 10%.

Dia menjelaskan, angka kumulatif kasus pasien positif COVID-19 saat ini berjumlah 11.717 kasus. Kemudian, yang bergejala dari temuan terbaru sebanyak 99 orang dan tanpa gejala ada 505 orang.

Menurut Ani, kasus aktif penyebaran COVID-19 saat ini diangka 5,21% atau masih diatas angka prosentase Provinsi Jateng. Sedangkan tingkat kesembuhan pasien 90,98%, dan angka kematian mencapai 3,81%.

"Berdasarkan grafik mingguan terjadi penambahan pasien COVID-19 sebanyak 855 kasus. Dari data itu, trennya terjadi kenaikan sangat signifikan dan bahkan konsisten sehingga harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Sedangkan jumlah pasien positif COVID-19 yang sembuh sekarang tercatat 10.716 orang dan meninggal dunia sementara 450 orang. Kemudian dirawat, periode Mei sampai Juni 2021 ada sebanyak 609 warga baik secara pemeriksaan media bergejala COVID-19 maupun tidak.

Ani mengungkapkan, secara umum berdasarkan zonasi tingkat penyebaran COVID-19 di Kabupaten Semarang menempati urutan ke 11 dari daerah yang paling berisiko tinggi seperti Kudus, Sragen, Grobogan, Tegal, Jepara, dan Demak.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
One Way Dicabut, 4.477...
One Way Dicabut, 4.477 Kendaraan Pemudik Tinggalkan Semarang via Kalikangkung dalam 9 Jam
Rumah di Tlogomulyo...
Rumah di Tlogomulyo Pedurungan Semarang Hancur Akibat Ledakan Petasan
Semarang Gempar! Perempuan...
Semarang Gempar! Perempuan Muda Bakar Diri di Samping Pos Polisi
2 Orang Masih Dirawat...
2 Orang Masih Dirawat di RS Brawijaya dan Saiful Anwar usai Unjuk Rasa UU TNI
Konvoi Ratusan Geng...
Konvoi Ratusan Geng Motor Kreak di Semarang Dibubarkan Polisi, 278 Orang Diamankan
Truk Tabrak Minibus...
Truk Tabrak Minibus di Turunan Silayur Semarang, 15 Siswa TK Terluka
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, RSI AYani Rayakan Milad ke-50 dengan Cek Kesehatan Gratis
Ibu di Semarang Tewas...
Ibu di Semarang Tewas Bersimbah Darah, Anak Pertamanya Jadi Buronan
2 Polisi Pemeras Warga...
2 Polisi Pemeras Warga di Semarang Dihukum Demosi 7 Tahun dan 8 Tahun
Rekomendasi
Tarif Trump 32% Bakal...
Tarif Trump 32% Bakal Gerus Ekspor Indonesia, Awas PHK Massal
5 Drama Korea Mirip...
5 Drama Korea Mirip Undercover High School, Penuh Aksi dan Ketegangan
Siapa Ricky Kambuaya:...
Siapa Ricky Kambuaya: Si Pendiam Jenderal Lapangan Tengah Timnas Indonesia?
Berita Terkini
Kapal Feri Terbakar...
Kapal Feri Terbakar di Perairan Banten, 12 ABK Berhasil Dievakuasi
57 menit yang lalu
H+3 Lebaran 2025, Jalur...
H+3 Lebaran 2025, Jalur Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar
1 jam yang lalu
Rekor Angkutan Lebaran...
Rekor Angkutan Lebaran 2025: KAI Daop 4 Semarang Layani Ratusan Ribu Penumpang
1 jam yang lalu
KAI Daop Surabaya Berlakukan...
KAI Daop Surabaya Berlakukan Tarif Promo 40% untuk Arus Balik Lebaran 2025
1 jam yang lalu
Arus Lalu Lintas di...
Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak Meningkat, Polisi Berlakukan Sistem One Way
1 jam yang lalu
Tol Cipali Berlakukan...
Tol Cipali Berlakukan One Way ke Jakarta, Simak Jadwal dan Aturannya
2 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved