Utang Piutang Picu Bentrokan Ormas di Depan Polrestro Bekasi Kota

Rabu, 09 Juni 2021 - 14:17 WIB
loading...
Utang Piutang Picu Bentrokan...
Bentrokan ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Masyarakat Aqidah (GEMPA) di depan Polrestro Bekasi Kota yang terjadi Rabu (9/6/2021) dipicu masalah utang piutang. Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Bentrokan organisasi kemasyarakatan ( Ormas ) Pemuda Batak Bersatu (PBB) dan Gerakan Masyarakat Aqidah (GEMPA) di depan kantor polisi Bekasi yang terjadi Rabu (9/6/2021) dipicu masalah utang piutang . Beruntung bentrokan tidak meluas dan berujung kesepakatan damai.

“Itu berawal dari utang piutang. Saudari Ika kepada koperasi yang mungkin dimiliki perorangan atau dimiliki PBB,” ujar Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal, Rabu (9/6/2021).
Baca juga: 2 Ormas Bentrok di Depan Kantor Polisi, Diduga Akibat Salah Paham

Awalnya Ika meminjam uang Rp3,5 juta kepada koperasi. Namun, dia mendapatkan potongan sebesar Rp300 ribu sehingga hanya mengantongi Rp3,2 juta. Dia juga diminta membayar cicilan Rp700 ribu yang diangsur sebanyak 7 kali sehingga total harus membayar Rp4,9 juta.

”Ya hasil dari pengakuan sementara Ika. Sehingga, dia merasa kesulitan melunasi akhirnya minta bantuan ormas GEMPA,” ucapnya.

Kedua kubu kemudian bertemu untuk menyelesaikan masalah di Narogong, Rawalumbu. Namun, tak ditemukan kata sepakat dan bahkan terjadi bentrok yang berujung penganiayaan terhadap 3 anggota PBB.
Baca juga: Bentrok Ormas di Pejaten Gara-gara Perusakan Atribut

Kubu PBB kemudian melaporkan kejadian ke Mapolrestro Bekasi Kota dan datang secara bergerombol. Tak lama kemudian, kubu GEMPA juga mendatangi Mapolrestro Bekasi Kota untuk menyelesaikan masalah. Situasi sempat berlangsung tidak kondusif lantaran dua kubu saling adu mulut dan aksi saling dorong pun terjadi.

”Sebenarnya GEMPA ke polres mau mediasi untuk penyelesaiaan masalah, PBB ke polres mau melapor kejadian tersebut (penganiayaan). Ternyata di situ (polres) sudah terjadi massa terjadilah kecekcokan, salah paham itu yang terjadi,” kata Alfian.

Polisi terpaksa membubarkan kerumunan massa yang masih bertahan hingga pukul 04.00 WIB.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Giliran Aliansi Sipil...
Giliran Aliansi Sipil Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi
Rekomendasi
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Berita Terkini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved