Kerugian Capai Rp3 M, Kebakaran Gudang Plastik di Kalideres Diduga Akibat Panel Listrik Meledak
Rabu, 09 Juni 2021 - 09:18 WIB
loading...
Gudang pabrik plastik di Jalan Kamal Raya No.163, RT.004/RW.03, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, ludes terbakar. Foto: @info.jakartabarat.
A
A
A
JAKARTA - Gudang pabrik plastik di Jalan Kamal Raya No.163, RT.004/RW.03, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, ludes terbakar . Kebakaran yang terjadi pada Selasa 8 Juni 2021 malam itu diduga akibat panel listrik yang meledak hingga mengenai biji plastik di pabrik itu.
"Yang kebakaran Gudang Pabrik Biji Plastik (PT Plasindo)," kata Kasi Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Eko Sumarno saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).
Eko mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 22.57 WIB. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mengerahkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang diisi oleh 80 personel ke lokasi kejadian.
Sementara, api berhasil dipadamkan kurang lebih selama empat jam. Eko mengaku tim sedikit mengalami kendala saat proses pemadaman. Baca juga: Kebakaran Habiskan Pabrik Arang di Gunung Sindur Bogor, Dipicu Suhu Open Terlalu Tinggi
"Kebakaran udah sangat besar dan luas, yang terbakar kurang lebih 3.000 meter, dan kondisi sumber air cukup jauh," beber Eko.
"Yang kebakaran Gudang Pabrik Biji Plastik (PT Plasindo)," kata Kasi Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Eko Sumarno saat dikonfirmasi, Rabu (9/6/2021).
Eko mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 22.57 WIB. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mengerahkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang diisi oleh 80 personel ke lokasi kejadian.
Sementara, api berhasil dipadamkan kurang lebih selama empat jam. Eko mengaku tim sedikit mengalami kendala saat proses pemadaman. Baca juga: Kebakaran Habiskan Pabrik Arang di Gunung Sindur Bogor, Dipicu Suhu Open Terlalu Tinggi
"Kebakaran udah sangat besar dan luas, yang terbakar kurang lebih 3.000 meter, dan kondisi sumber air cukup jauh," beber Eko.
Lihat Juga :