Dimutasi Massal, Ratusan Guru Bawa Keranda Mayat ke Kantor Bupati Muna

Selasa, 08 Juni 2021 - 15:11 WIB
loading...
Dimutasi Massal, Ratusan...
Ratusan guru di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang menjadi korban mutasi massal, mendatangi Kantor Bupati Muna. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A A A
MUNA - Ratusan guru mendatangi Kantor Bupati Muna, sambil membawa keranda mayat. Mereka menolak mutasi tempat kerja secara massal yang dinilai semena-mena, tidak manusiawi, dan melanggar aturan.

Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid

Tercatat ada sebanyak 222 guru SD dan SMP di Kabupaten Muna, tiba-tiba dimutasi secara massal oleh Kepala BKPSDM Kabupatem Muna. Para guru ini menolak mutasi yang dilakukan secara sepihak tersebut.



Ratusan guru ini meminta agar Bupati Muna, Rusman Emba segera meninjau kembali surat keputusan mutasi yang telah di keluarkan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Muna. "Mutasi massal yang di lakukan ini, tidak manusiawi dan melanggar aturan," tegas Koordinator Aksi, Jufri Hasan.

Baca juga: Istri Cantiknya Dilamar Pria Lain, Suami Ini Tikam Istrinya hingga Bersimbah Darah

Para guru membawa keranda mayat berkain hitam ke Kantor Bupati Muna, sebagai simbol telah matinya hati nurani, dan demokrasi di Kabupaten Muna. Sayangnya, aksi tersebut tidak ditemui oleh Bupati Muna.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Demo Ojol, Polisi...
Jelang Demo Ojol, Polisi Siapkan Blokade di Jalan Medan Merdeka Selatan
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kejati DKI Percepat Proses Hukum Roy Suryo Cs
Siswa SMA Ejek Guru...
Siswa SMA Ejek Guru di Purwakarta, Pakar Hipnoterapi Soroti Krisis Karakter Remaja
World Bank Didesak Hentikan...
World Bank Didesak Hentikan Danai Rp140 Triliun untuk Peternakan Intensif
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved