KPK Supervisi Kasus RS Batua, Polda: Kita Masih Sanggup Tangani
Selasa, 08 Juni 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:BPK Diminta Profesional Audit Kerugian Negara RS Batua
Di sisi lain, Fadli menjelaskan dalam kasus RS Batua pihaknya sisa menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Sulsel. Dia juga mengklarifikasi auditnya dilakukan di BPKP Sulsel, bukan BPK RI.
"Auditnya di BPKP nanti di BPK RI di sana juga sama sajalah. Tapi yang kita tunggu audit BPKP. Tunggu hasil perhitungan, begitu keluar yah langsung digas. (pemeriksaan saksi) semuanya sudah selesai, tinggal tunggu (audit BPKP) turun sudah itu kita tetapkan tersangka," tegasnya.
Proyek ini menelan anggaran senilai Rp25,5 miliar, yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2018. Proyek ini dikerjakan PT Sultana Nugraha. Dinas Kesehatan Kota Makassar merupakan pengelola pagu anggaran.
Di sisi lain, Fadli menjelaskan dalam kasus RS Batua pihaknya sisa menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Sulsel. Dia juga mengklarifikasi auditnya dilakukan di BPKP Sulsel, bukan BPK RI.
"Auditnya di BPKP nanti di BPK RI di sana juga sama sajalah. Tapi yang kita tunggu audit BPKP. Tunggu hasil perhitungan, begitu keluar yah langsung digas. (pemeriksaan saksi) semuanya sudah selesai, tinggal tunggu (audit BPKP) turun sudah itu kita tetapkan tersangka," tegasnya.
Proyek ini menelan anggaran senilai Rp25,5 miliar, yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2018. Proyek ini dikerjakan PT Sultana Nugraha. Dinas Kesehatan Kota Makassar merupakan pengelola pagu anggaran.
(luq)
Lihat Juga :