12 Warga Positif COVID-19, Perum Bumi Anggrek Bekasi Lockdown Mikro
Senin, 07 Juni 2021 - 13:30 WIB
loading...
Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Anggrek Blok PQ, RT 04 RW 07, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, terdeteksi positif COVID-19 sehingga dilakukan lockdown mikro. SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Anggrek Blok PQ, RT 04 RW 07, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi , terdeteksi positif COVID-19. Untuk itu dilakukan lockdown mikro dan warga melakukan isolasi mandiri untuk memutus penularan COVID-19.
"Pengetatan atau lockdown mikro dilakukan pada 4 Juni 2021 lalu. Hal itu dilakukan menyusul adanya 12 warga positif corona," kata Suwari, Ketua RT setempat. (Baca juga; Usai Lebaran, Kabupaten Bekasi Masih Zona Oranye Covid-19 )
Menurut dia, lockdown mikro itu bermula saat satu keluarga berjumlah delapan orang positif COVID-19. Terus dilakukan tracing ke warga lain dan didapatkan total 12 positif. Dia menjelaskan 12 warga yang positif COVID-19 terdiri dari lima kepala keluarga (KK). (Baca juga; 3 Warga Meninggal, Kabupaten Bekasi Waspada Demam Berdarah )
Satu KK di antaranya terdapat delapan anggota keuarga yang positif COVID-19. Dari jumlah itu juga ada satu warga yang meninggal dunia."Jadi kami berinisiatif untuk melakukan lockdown mikro. Aktivitas warga dibatasi keluar perumahan, boleh untuk membeli kebutuhan pokok," ujarnya.
Ketua Tim Satgas COVID-19 Perum Bumi Anggrek Blok PQ, Sigit Purnomo mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada pihak Puskesmas, desa, dan kecamatan setempat. Kebijakan lockdown mikro dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 agar tidak meluas lagi.
"Pengetatan atau lockdown mikro dilakukan pada 4 Juni 2021 lalu. Hal itu dilakukan menyusul adanya 12 warga positif corona," kata Suwari, Ketua RT setempat. (Baca juga; Usai Lebaran, Kabupaten Bekasi Masih Zona Oranye Covid-19 )
Menurut dia, lockdown mikro itu bermula saat satu keluarga berjumlah delapan orang positif COVID-19. Terus dilakukan tracing ke warga lain dan didapatkan total 12 positif. Dia menjelaskan 12 warga yang positif COVID-19 terdiri dari lima kepala keluarga (KK). (Baca juga; 3 Warga Meninggal, Kabupaten Bekasi Waspada Demam Berdarah )
Satu KK di antaranya terdapat delapan anggota keuarga yang positif COVID-19. Dari jumlah itu juga ada satu warga yang meninggal dunia."Jadi kami berinisiatif untuk melakukan lockdown mikro. Aktivitas warga dibatasi keluar perumahan, boleh untuk membeli kebutuhan pokok," ujarnya.
Ketua Tim Satgas COVID-19 Perum Bumi Anggrek Blok PQ, Sigit Purnomo mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan kasus ini kepada pihak Puskesmas, desa, dan kecamatan setempat. Kebijakan lockdown mikro dilakukan guna mencegah penyebaran COVID-19 agar tidak meluas lagi.
Lihat Juga :