Didemo Soal Penyaluran BPNT, Dinsos Pangkep Tegaskan Tak Ada Masalah

Sabtu, 05 Juni 2021 - 10:42 WIB
loading...
Didemo Soal Penyaluran...
Dinas Sosial Pangkep menegaskan tidak ada masalah pada penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di Kecamatan Liukang Tangaya. Foto: Ilustrasi.
A A A
PANGKEP - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pangkep, menegaskan tidak ada masalah pada penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Liukang Tangaya.

Meski sebelumnya, mahasiswa melakukan aksi mempertanyakan masalah ini. Karena dinilai ada sejumlah data yang tidak tersalur.

Baca Juga: Bupati Pangkep Luncurkan Program Bersih Lingkungan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Najemiah mengaku penasaran dengan tudingan para mahasiswa yang menyebut ada penyelewengan BPNT di Liukang Tangaya.

“Iya, selama ini tidak ada masalah apalagi mau ada penyelewengan. Bagaimana mungkin tidak tersalurkan, semua penyaluran langsung ke kartu atau rekening KPM,” katanya, Jumat (4/6/2021).

Dirinya mengatakan, ingin melihat data yang dikeluhkan mahasiswa yang mengatakan adanya data Keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Tangaya yang belum tersalurkan sejak Desember 2020 sampai saat ini.

Koordinator Daerah Program Sembako BPNT Munadira mengatakan, proses teknis penyaluran BPNT langsung ke KPM. “Jadi misalnya, saldo KPM sudah disalurkan nantinya KPM akan mengambil sembako ke E-warung yang sudah disediakan,” katanya.

Baca Juga: Bangun Kerluarga Berkualitas, Pemkab Pangkep Luncurkan Program 3M

Munadira menjelaskan, bantuan sembako BNPT yang disalurkan ke KPM untuk wilayah kepulauan itu sesuai data awal nilai atau jumlah KPM seberapa banyak. “Jadi semuanya berdasarkan data,” ujarnya.

Kendala yang ada menurut Munadira adalah, kerap data KPM dari pusat adanya perubahan atau perbaikan. “Jika data berubah atau mengalami perbaikan, tentu saja akan bersoal pada penyaluran ke kartu KPM,” ujarnya.

Munadira mencotohkan, misalnya data penerima sembako BNPT tahun 2020 per Desember se-Kabupaten Pangkep itu sebanyak 31.056 KPM. Sementara pada Januari 2021 berubah menjadi 27.184.

“Jadi memang ada perubahan, jumlah penerima KPM kan, sementara untuk Desember 2020 untuk Kecamatan Tangaya sebanyak 2.233, untuk Mei dan Juni 2021 berubah lagi menjadi 1.721,” katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oknum Polisi Diduga...
Oknum Polisi Diduga Jadi Suplier BPNT, Ini Hasil Penyelidikan Polda Jateng
Diduga Terlibat Kasus...
Diduga Terlibat Kasus Bantuan Pangan, 2 Anggota DPRD Banyumas Diperiksa Polda Jateng
Punya KJP? Ini Cara...
Punya KJP? Ini Cara Daftar Antrian Pangan Bersubsidi Pasar Jaya Desember 2025
Cara Dapat Tiket Antrian...
Cara Dapat Tiket Antrian untuk Beli Pangan Bersubsidi Murah dengan KJP Plus Juli 2025
Jelang Ramadhan, DKI...
Jelang Ramadhan, DKI Kucurkan Rp1 Triliun untuk Pangan Bersubsidi Warga Miskin
Rekomendasi
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Berita Terkini
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved