Bedah Kawasan Baznas Bazis DKI Dinilai Dukung Penyediaan Hunian Layak untuk Warga
Sabtu, 05 Juni 2021 - 09:35 WIB
loading...
Bedah Kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta di Kampung Melayu, Jakarta Timur, sangat bermanfaat bagi warga prasejahtera di tengah minimnya akses permukiman dan sanitasi.Foto/Istimewa/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Program Bedah Kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta di Kampung Melayu, Jakarta Timur, dinilai cukup baik menyediakan hunian yang layak bagi keluarga prasejahtera .
Pengamat ekonomi Muhibbuddin Ahmad Al Muqorrobin mengatakan, program ini sangat bermanfaat bagi warga prasejahtera di tengah minimnya akses permukiman dan sanitasi, khususnya di kawasan metropolitan.
"Saya rasa ini program yang baik karena mendukung program penyediaan hunian yang layak bagi rumah tangga prasejahtera khususnya di kawasan metropolitan," kata Muhib dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/6/2021).
Muhib berharap, melalui program bedah kawasan ini terjadi peningkatan harapan hidup warga kota metropolitan sebagai langkah menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Muhib menambahkan, program Bedah Kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta ini merupakan salah satu keistimewaan dari ekonomi Islam dalam menjawab tantangan pembangunan. Dia mlanjutkan, menjelaskan sumber dana pembangunan itu ada tiga, yaitu dari fiskal, swasta dan filantropis.
"Seringkali kendati kemampuan fiskal negara keropos, ekonomi masyarakatnya ikut keropos. Islam memitigasi itu dengan mengedepankan pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang baik, bagaimanapun kondisi fiskal negara," ujar Muhib yang juga Analis Keuangan Inklusif Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini.
"Sekarang agenda pemanfaatan ZIS untuk pembangunan mulai dilirik oleh praktisi-praktisi pembangunan sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan," lanjut Muhib. Baca: Kota Bogor Miliki Pasar Modern dengan Sistem Pembayaran e-Kujang
Pengamat ekonomi Muhibbuddin Ahmad Al Muqorrobin mengatakan, program ini sangat bermanfaat bagi warga prasejahtera di tengah minimnya akses permukiman dan sanitasi, khususnya di kawasan metropolitan.
"Saya rasa ini program yang baik karena mendukung program penyediaan hunian yang layak bagi rumah tangga prasejahtera khususnya di kawasan metropolitan," kata Muhib dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (5/6/2021).
Muhib berharap, melalui program bedah kawasan ini terjadi peningkatan harapan hidup warga kota metropolitan sebagai langkah menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Muhib menambahkan, program Bedah Kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta ini merupakan salah satu keistimewaan dari ekonomi Islam dalam menjawab tantangan pembangunan. Dia mlanjutkan, menjelaskan sumber dana pembangunan itu ada tiga, yaitu dari fiskal, swasta dan filantropis.
"Seringkali kendati kemampuan fiskal negara keropos, ekonomi masyarakatnya ikut keropos. Islam memitigasi itu dengan mengedepankan pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang baik, bagaimanapun kondisi fiskal negara," ujar Muhib yang juga Analis Keuangan Inklusif Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) ini.
"Sekarang agenda pemanfaatan ZIS untuk pembangunan mulai dilirik oleh praktisi-praktisi pembangunan sebagai solusi untuk menjawab tantangan pembangunan," lanjut Muhib. Baca: Kota Bogor Miliki Pasar Modern dengan Sistem Pembayaran e-Kujang
Lihat Juga :