2 Bulan Tak Beroperasi, Bus Trans Patriot Koridor I Kembali Mengaspal

Jum'at, 04 Juni 2021 - 07:01 WIB
loading...
2 Bulan Tak Beroperasi,...
Pemkot Bekasi kembali mengoperasikan bus Trans Patriot untuk melayani masyarakat Kota Bekasi setelah sempat berhenti beroperasi pada 21 Maret 2021 lalu.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi kembali mengoperasikan bus Trans Patriot untuk melayani masyarakat Kota Bekasi setelah sempat berhenti beroperasi pada 21 Maret 2021 lalu. Hanya saja, bus pelat merah tersebut baru melayani Koridor 1 Harapan Indah–Terminal Bekasi.

”Sudah mulai dioperasikan sebanyak sembilan bus untuk koridor 1, belum terlihat antuasiasme masyarakat terhadap moda tranportasi massal ini, padahal bus melayani masyarakat dengan protokol kesehatan sangat ketat, dan aman dari penularan Covid-19,” ungkap Kepala Divisi Trans Patriot, Sindula Gunawangsa, Kamis (3/6/2021).

Menurut dia, untuk koridor 2 dan 3, yakni rute Vida Bantargebang-Summarecon Bekasi dan Wisma Asri-Sumber Arta masih belum bisa beroperasi lantaran masih terkendala dengan pembiayaannya. ”Koridor lain masih dicari alternatif pembiayaannya, karena memang itu kan enggak ada subsidi jadi ya belum bisa jalan dulu sementara, masih dibicarakan,” katanya.

Sindula menjelaskan, bus Transpatriot berhenti beroperasi pada Minggu (21/3/2021) lalu disebabkan karena perubahan badan hukum. Namun kini koridor 1 kembali dioperasikan kembali.

”Setelah selesai semua tahapanya, jadi koridor satu yang baru kita operasikan, koridor lain dalam waktu dekat akan mulai beroperasi juga,” ujarnya. Baca: PT Transjakarta Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Ban Vulkanisir

Pantauan SINDOnews, Bus ini terasa nyaman karena dilengkapi pendingin ruangan (AC), sehingga penumpang tidak akan kepanasan. Soal keamanan, penumpang tidak perlu khawatir karena armada ini dilengkapi empat unit kamera pengawas (CCTV). Dua unit kamera CCTV menyorot ke dalam bus.

Sedangkan dua lagi menyorot ke bagian luar yakni depan dan belakang bus. Armada juga dibekali empat alat pemecah kaca dan sebuah pintu darurat di bagian belakang yang bisa digunakan bila terjadi musibah seperti kebakaran dan kecelakaan. Kemudian di dalam bus terdapat kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan dua tong sampah kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Audiensi dengan Ditjen...
Audiensi dengan Ditjen Intram, Jababeka Paparkan Potensi Integrasi Transportasi
Rekomendasi
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
AS Sudah Tak Sanggup...
AS Sudah Tak Sanggup Pasok Rudal Patriot ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved