Kemensos Salurkan 11.512 Paket Sembako untuk Lansia dan Disabilitas
Senin, 20 April 2020 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza, bansos reguler akan diberikan kepada 2.962 PM. Bantuan itu berupa biaya rehabilitasi sosial rawat inap dan bansos reguler berupa biaya rawat jalan untuk 6.537 PM."Bantuan melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Berupa bansos reguler untuk 27.460 PM," ungkapnya.
Lain halnya dengan Direktorat Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, bansos reguler yang akan diberikan disesuaikan dengan sasaran. Sasarannya, kata Harry adalah Bekas Warga Binaan Pemasyarakatan Umum (BWBP Umum) dengan target 80 PM dan Sasaran BWBP Terorisme dengan target 50 PM.
Kemudian, sasaran tuna susila akan diberi bantuan dengan target 50 PM dan sasaran kelompok minoritas akan diberi bantuan dengan target 50 PM. Kemudian kepada korban perdagangan orang dengan target 2.000 PM.
"Untuk sasaran ODHA Kemandirian ditargetkan 300 PM yang akan diberi bantuan, sasaran ODHA KIE dengan target 90 PM, sasaran ODHA Shelter Solo dengan target 30 PM dan sasaran AS LKS ODHA dengan target 200 PM," jelasnya.
Harry juga menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus melakukan monitoring untuk memastikan bantuan tersebut telah terdistribusi dengan baik kepada seluruh klaster rehabilitasi sosial yaitu anak, penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan Napza, lansia dan korban perdagangan orang, baik yang masih tinggal di dalam panti atau di rumahnya masing-masing.
Lain halnya dengan Direktorat Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, bansos reguler yang akan diberikan disesuaikan dengan sasaran. Sasarannya, kata Harry adalah Bekas Warga Binaan Pemasyarakatan Umum (BWBP Umum) dengan target 80 PM dan Sasaran BWBP Terorisme dengan target 50 PM.
Kemudian, sasaran tuna susila akan diberi bantuan dengan target 50 PM dan sasaran kelompok minoritas akan diberi bantuan dengan target 50 PM. Kemudian kepada korban perdagangan orang dengan target 2.000 PM.
"Untuk sasaran ODHA Kemandirian ditargetkan 300 PM yang akan diberi bantuan, sasaran ODHA KIE dengan target 90 PM, sasaran ODHA Shelter Solo dengan target 30 PM dan sasaran AS LKS ODHA dengan target 200 PM," jelasnya.
Harry juga menegaskan bahwa Kementerian Sosial akan terus melakukan monitoring untuk memastikan bantuan tersebut telah terdistribusi dengan baik kepada seluruh klaster rehabilitasi sosial yaitu anak, penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan Napza, lansia dan korban perdagangan orang, baik yang masih tinggal di dalam panti atau di rumahnya masing-masing.
(hab)
Lihat Juga :