Polda Metro Jaya Rekomendasikan Ganjil Genap Dilakukan Bertahap

Rabu, 02 Juni 2021 - 21:15 WIB
loading...
Polda Metro Jaya Rekomendasikan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pihak kepolisian memberikan rekomendasi adanya pengaktifan kembali kebijakan ganjil genap di wilayah hukum Polda Metro Jaya . Hal tersebut didasari dari meningkatnya jumlah perjalan selama kurun waktu tahun 2020 kemarin yaitu sebesar 13 juta jumlah perjalanan per hari dengan kendaraan umum.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, dari data yang didapatkan pihaknya ada sebanyak 13 juta perjalanan per hari dengan angkutan umum. Saat ini memang adanya peningkata kepadatan lalu lintas pada jalan-jalan Ibu Kota. Hal tersebut bisa mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas yang dapat menyebabkan kejenuhan kelelahan dan emosi sehingha mengganggu konsentrasi pengemudiatau bahkan mengantuk.

“Ini menjadi penyebab utama Laka Lantas faktor utama human error yang salah satunya dikarenakan tidak konsentrasi,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/6/2021). Baca juga: Bima Arya Heran Masih Banyak yang Terobos Ganjil Genap di Bogor

Oleh karena itu, ada beberapa syarat untuk kembali memberlakukan kebijakan ganjil genap guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jakarta. Mulai dari adanya kesiapan armada ankutan umum yaitu Bus Transjakarta yang melayani penumpang dengan btas maksimal serta tindakan hukum administratif yang harus dioptimalkan bagi pelanggar batas maksimal kapasitas penumpang angkutan umum mengacu pada pasal 11 pergub nomor 79 tahun 2020.

“Perlu juga pengaturan waktu operasional tempat kerja pusat perbelanjaan dan pusat kegiatan lainnya sehingga tidak menimbulkan bangkitan dan tarikan secara bersamaan,” ujarnya. Baca juga: Buntut PSBB Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku

Selain itu, pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil-genap diberlakukan secara bertahap diprioritaskan pada ruas jalan dengan tingkat kemacetan arus lalu lintas yang cukup padat dan tentunya sarana prasarana angkutan umum yang memadai.

“Memang dengan adanya pemberlakuan ganjil genap permsalahan terjadi yaitu peningkatan intensitas penumpang busway apabila sistim ganji genap diberlakukan dan diprediksi meningkat antara 11-12 persen jumlah penumpang pada saat ganjil genap diberlakukan,” tukasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved