Pangdam Jaya: Kampung Sawah Jadi Percontohan Kampung Pancasila
Rabu, 02 Juni 2021 - 19:20 WIB
loading...
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau langsung Kampung Pancasila di Kampung Sawah, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu (2/6/2021). Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meninjau langsung Kampung Pancasila di Kampung Sawah Gg Kober No 1, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi , Rabu (2/6/2021). Kedatangan Pangdam Jaya untuk melihat kampung dengan toleransi agama sangat tinggi.
Di Kampung Sawah terlihat keberagaman yang terbangun sejak Februari 2021. Masyarakat di sana hidup saling berdampingan meskipun memiliki keyakinan yang berbeda-beda, mulai Islam, Protestan, Katholik, dan Hindu. Alhasil, Kampung Sawah merupakan Kampung Pancasila di Indonesia.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pangdam Jaya Siapkan RSD Wisma Atlet untuk Pendatang di Jabodetabek
Dudung mengatakan, banyak negara di dunia ini hancur akibat adanya perbedaan-perbedaan yang tumbuh. Namun, Indonesia justru bertahan karena nilai-nilai Pancasila begitu hidup di lingkungan masyarakat. "Indonesia karena Pancasila selalu kokoh tidak pernah terombang-ambing," ujarnya.
Dia mengingatkan kepada masyarakat jangan sampai mengkultuskan salah satu kaum karena seakan-akan menjadi kaum yang bertakwa di hadapan Tuhannya. Maka, rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar harus selalu berlandaskan kepada Pancasila.
"Saya yakin kalau Pancasila kita pegang teguh ini akan menjadi kehidupan yang bermasyarakat dan bernegara yang luar biasa," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Sebut Kota Bekasi Masih Bebas Covid-19 Varian Baru
Di Kampung Sawah terlihat keberagaman yang terbangun sejak Februari 2021. Masyarakat di sana hidup saling berdampingan meskipun memiliki keyakinan yang berbeda-beda, mulai Islam, Protestan, Katholik, dan Hindu. Alhasil, Kampung Sawah merupakan Kampung Pancasila di Indonesia.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pangdam Jaya Siapkan RSD Wisma Atlet untuk Pendatang di Jabodetabek
Dudung mengatakan, banyak negara di dunia ini hancur akibat adanya perbedaan-perbedaan yang tumbuh. Namun, Indonesia justru bertahan karena nilai-nilai Pancasila begitu hidup di lingkungan masyarakat. "Indonesia karena Pancasila selalu kokoh tidak pernah terombang-ambing," ujarnya.
Dia mengingatkan kepada masyarakat jangan sampai mengkultuskan salah satu kaum karena seakan-akan menjadi kaum yang bertakwa di hadapan Tuhannya. Maka, rakyat Indonesia sebagai bangsa yang besar harus selalu berlandaskan kepada Pancasila.
"Saya yakin kalau Pancasila kita pegang teguh ini akan menjadi kehidupan yang bermasyarakat dan bernegara yang luar biasa," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Sebut Kota Bekasi Masih Bebas Covid-19 Varian Baru
Lihat Juga :