Wali Kota Malang Tetap Gelar Halal Bihalal Saat PSBB, Kok Bisa?
Minggu, 24 Mei 2020 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
"Ini efek Salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah saja, sehingga semuanya menjadi imam salat. Tapi sayangnya tidak ada yang berani khutbah Idul Fitri seperti halnya Pak Wali Kota yang memang ustadz. Itu pun surat yang dibaca pasti yang pendek-pendek," seloroh Sekretarid Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Ny. Widayati Sutiaji, yang mendampingi silaturahmi zoom tersebut, menuturkan bahwa ada hikmah tersendiri selama masa pandemi COVID-19, yakni wali kota sering berada di rumah kumpul keluarga.
"Wah jangan sampai itu doa agar pademi COVID-19 jadi lama, saya khawatir para istri-istri pimpinan perangkat daerah juga begitu," gurau Sutiaji, yang tentu saja membuat peserta silaturahi zoom tertawa.
"Lepas ada atau tidak ada COVID-19, saya minta keguyuban seperti ini terus dijaga. Karena sedikit saja celah ketidak kompakan maka ruang itu yang akan dipergunakan untuk menjadikan roda pemerintahan tidak berjalan baik. Terlebih Kota Malang ini unik dibandingkan dengan daerah lain. Suara-suara dari berbagai kelompok maupun komunitas tidak sekeras di Kota Malang. Bahkan di kota kita ini, antara kritik kelembagaan dengan hujatan yang bersifat personal sudah campur aduk. Tapi biarlah itu menjadi ladang amal kita semua," pesan Sutiaji.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Ny. Widayati Sutiaji, yang mendampingi silaturahmi zoom tersebut, menuturkan bahwa ada hikmah tersendiri selama masa pandemi COVID-19, yakni wali kota sering berada di rumah kumpul keluarga.
"Wah jangan sampai itu doa agar pademi COVID-19 jadi lama, saya khawatir para istri-istri pimpinan perangkat daerah juga begitu," gurau Sutiaji, yang tentu saja membuat peserta silaturahi zoom tertawa.
"Lepas ada atau tidak ada COVID-19, saya minta keguyuban seperti ini terus dijaga. Karena sedikit saja celah ketidak kompakan maka ruang itu yang akan dipergunakan untuk menjadikan roda pemerintahan tidak berjalan baik. Terlebih Kota Malang ini unik dibandingkan dengan daerah lain. Suara-suara dari berbagai kelompok maupun komunitas tidak sekeras di Kota Malang. Bahkan di kota kita ini, antara kritik kelembagaan dengan hujatan yang bersifat personal sudah campur aduk. Tapi biarlah itu menjadi ladang amal kita semua," pesan Sutiaji.
(eyt)
Lihat Juga :