Soal Tahu Tempe Menghilang di Pasaran, Satgas Pangan Polda Jabar Bilang Begini
Senin, 31 Mei 2021 - 12:42 WIB
loading...
Satgas Pangan Polda Jabar menyatakan kenaikan harga kedelai murni dipicu oleh kenaikan harga kedelai di dunia. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan tahu dan tempe telah memicu perajin berhenti berproduksi hingga menyebabkan kelangkaan di sejumlah pasar di wilayah Jabar.
Baca juga: Menyayat Hati, Curhat Pengantin Perempuan yang Pasangannya Tewas Loncat dari Lantai 7 Hotel
Satgas Pangan Polda Jabar pun angkat bicara mengenai persoalan tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dan pantauan di lapangan, kenaikan harga kedelai di Tanah Air murni dipicu murni oleh kenaikan harga kedelai di dunia.
Baca juga: Kenaikan Kedelai Tak Wajar, Perajin Tempe di Cimahi Stop Produksi Tiga Hari
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar yang juga Ketua Satgas Pangan Polda Jabar, Kombes Yaved Duma Parembang mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke paguyuban perajin hingga pengawasan di sejumlah pasar di Jabar dalam menyikapi persoalan tersebut.
Baca juga: Menyayat Hati, Curhat Pengantin Perempuan yang Pasangannya Tewas Loncat dari Lantai 7 Hotel
Satgas Pangan Polda Jabar pun angkat bicara mengenai persoalan tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dan pantauan di lapangan, kenaikan harga kedelai di Tanah Air murni dipicu murni oleh kenaikan harga kedelai di dunia.
Baca juga: Kenaikan Kedelai Tak Wajar, Perajin Tempe di Cimahi Stop Produksi Tiga Hari
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar yang juga Ketua Satgas Pangan Polda Jabar, Kombes Yaved Duma Parembang mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke paguyuban perajin hingga pengawasan di sejumlah pasar di Jabar dalam menyikapi persoalan tersebut.
Lihat Juga :