Regulasi Mengendap, Pemkot Makassar Tak Punya Solusi Atasi Pak Ogah

Sabtu, 29 Mei 2021 - 12:09 WIB
loading...
Regulasi Mengendap,...
Regulasi terkait pak Ogah di Makassar masih belum ada sehingga belum bisa menindak pengatur lalu lintas liar tersebut. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Pengatur lalu lintas liar atau kerap disebut Pak Ogah hingga saat ini belum teratasi dengan baik, aktivitas mereka hampir bisa ditemui di semua perputaran jalan.

Hal ini dianggap cukup menganggu, lantaran kerap memperlambat arus jalan alih-alih mengurai lalu lintas. Selain itu dalam beberapa kasus mereka kerap melakukan pengrusakan kendaraan saat tak mendapatkan tip dari pengendara.

Baca Juga: Dishub Sulsel Larang Pengendara Beri Uang ke Pak Ogah

Penindakan pun sudah kerap dilakukan oleh tim gabungan pemkot , hanya saja minimnya penanganan komprehensif membuat mereka tetap kembali ke jalan.

Pemerintah Kota dibantu Provinsi juga sebelumnya telah mewacanakan adanya regulasi khusus untuk mereka, namun hingga saat ini belum ada progres berarti.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar Mario Said mengatakan, belum mengetahui tindak lanjut dari regulasi tersebut, pasalnya sesuai dengan wacana awal, ada tim khusus yang dibentuk bersama Dishub Provinsi Sulsel untuk merampungkan Perwali tersebut.

"Saya belum tau tindak lanjutnya, kita sudah pernah beberapa kali rapat terkait hal ini," ujar Mario singkat.

Selain itu Persoalan Lingkungan Pondok Sosial sebagai solusi komprehensif juga belum disediakan oleh pemerintah kota, Mario mengatakan hal ini menjadi persoalan utama lantaran keberadaannya diklaim mampu mengurangi jumlah Pak Ogah.

Baca Juga: Regulasi Pak Ogah di Makassar Akan Diusul Jadi Peraturan Daerah

Pengadaannya kata dia, sudah beberapa kali dibahas dimana rencana akan diadakan oleh pemkot pada tahun 2021 ini, namun dari postur anggaran 2021, pemkot sama sekali belum menyisihkan anggarannya ke sana.

"Ini belum jelas (Liposos) di mana mau ditempatkan, masalahnya kan ini kendalanya, kalaupun diamankan mereka mau dibawa ke mana," terangnya.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Asvira Anwar juga mengakui belum ada solusi yang bisa disedikan pemkot untuk mengatasi persoalan tersebut.

Dia mengatakan, upaya satu-satunya sebagai solusi sementara adalah dengan menurunkan secara berkala tim untuk menindaki mereka.

Asvira mengatakan pengadaan Liposos diakuinya memang cukup mendesak, apalagi hal ini tak hanya terbatas pada Pak Ogah saja melainkan anjal dan Gepeng juga perlu diselesaikan.

Baca Juga: Polisi Amankan 7 'Pak Ogah' yang Kerap Meresahkan Pengendara

Dia mengaku tidak ingin sesumbar terkait rencana ke depan lantaran statusnya hanya pejabat sementara, namun hal ini sebelumnya telah beberapa kali diwacanakan, semisal di tahun 2018 lalu, dimana sebelummya sempat disinggung namum kembali tenggelam.

Asvira mengaku masih akan menunggu petunjuk pimpinan dalam hal ini Walikota Makassar, persoalan utama kata dia adalah pengadaan lahan terlebih dahulu harus dilakukan.

"Kita waktu itu memang terkendala lahan, kalau itu kita sudah proyeksi, intinya kalau lahan sisa di daerah- daerah pinggiran kan yang lebih murah karena di tengah kota pasti mahal, itu di daerah Biringkanayya atau Barombong kita bisa proyeksi disana," ujarnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Mobil Pemudik Nyasar...
Mobil Pemudik Nyasar di Bukititinggi Gara-gara Google Maps, Bocah-bocah Mendadak Jadi Pak Ogah
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Parah, 2 Pak Ogah Flyover...
Parah, 2 Pak Ogah Flyover Jatingaleh Ini Curi Kayu Jati di Asrama TNI
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Tutup Exit Tol Rawa...
Tutup Exit Tol Rawa Buaya Jakbar, 6 Pak Ogah Ditangkap
Aniaya Sopir di Jalur...
Aniaya Sopir di Jalur Alternatif Puncak, 2 Pak Ogah Ditangkap Polisi
8 Jukir Liar Dibekuk...
8 Jukir Liar Dibekuk Satpol PP Jakpus karena Sering Bikin Macet
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved