Angka Prevalensi Stunting di KBB Sudah di Bawah Persentase Nasional
Sabtu, 29 Mei 2021 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Video Bugil 6 Detik Siswi SMP Bersama Kekasih Gegerkan Tasikmalaya
"Kami juga memberikan program kegiatan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia. Kemudian kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan remaja putri," sebutnya.
Menurutnya, anggaran untuk menangani stunting di Dinkes KBB bersumber pada APBD KBB serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan DAK non-fisik stunting dari pemerintah pusat. Diharapkan melalui penanganan intensif angka prevalensi stunting di tahun-tahun yang akan datang bisa terus mengecil.
"Sunting merupakan kondisi gagal tumbuh, baik pertumbuhan maupun maupun perkembangan otak. Ini bisa dicegah sampai anak usia dua tahun, jika terlambat maka bisa permanen, sehingga kecerdasan anak lebih rendah atau kurang dibanding dengan yang normal," pungkasnya.
"Kami juga memberikan program kegiatan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia. Kemudian kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan remaja putri," sebutnya.
Menurutnya, anggaran untuk menangani stunting di Dinkes KBB bersumber pada APBD KBB serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan DAK non-fisik stunting dari pemerintah pusat. Diharapkan melalui penanganan intensif angka prevalensi stunting di tahun-tahun yang akan datang bisa terus mengecil.
"Sunting merupakan kondisi gagal tumbuh, baik pertumbuhan maupun maupun perkembangan otak. Ini bisa dicegah sampai anak usia dua tahun, jika terlambat maka bisa permanen, sehingga kecerdasan anak lebih rendah atau kurang dibanding dengan yang normal," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :