Misteri Batu Meteor dan Kisah Kehebatan Pusaka Tombak Baru Klinting serta Kiai Pleret

Sabtu, 29 Mei 2021 - 05:00 WIB
loading...
Misteri Batu Meteor...
Tombak Kanjeng Kiai Pleret dan Tombak Kanjeng Kiai Baru Klinting adalah dua pusaka Keraton Yogyakarta peninggalan Kerajaan Mataram Islam. Foto Keraton Yogyakarta/Antara/Hendra Nurdiyansyah
A A A
Tombak Kanjeng Kiai Pleret dan Tombak Kanjeng Kiai Baru Klinting adalah dua pusaka Keraton Yogyakarta peninggalan Kerajaan Mataram Islam yang terkenal. Kedua senjata ini memiliki kisahnya masing-masing.

Tombak Kanjeng Kiai Pleret adalah pusaka milik Raja Mataram Islam Pertama yang bergelar Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya.

Tombak sepanjang 3,5 meter ini dipakai Danang Sutawijaya dalam perang tanding melawan Bupati Jipang Panolan Arya Penangsang.

Dengan senjata inilah Danang Sutawijaya dapat melukai Arya Penangsang yang konon sakti mandraguna dan memiliki ilmu kebal. Sehingga akhirnya Arya Penangsang tewas.

Baca : Kisah Perahu Jaka Tingkir yang Tersimpan di Pesanggrahan Langenharjo

Sedangkan pusaka Tombak Kanjeng Kiai Baru Klinting yang juga menjadi andalan Pusaka Kerajaan Mataram Islam adalah pusaka milik Ki Ageng Mangir Wanabaya yang memberontak kepada Panembahan Senopati. Senjata pamungkas ini akhirnya dimiliki oleh keturunan Panembahan Senopati yaitu Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Kehebatan Tombak Baru Klinting teruji saat dipakai abdi dalem Sultan Agung yang bernama Ki Nayadarma sang Lurah Kapedak saat berperang tanding melawan Adipati Pati Pragola II yang memberontak terhadap kekuasaan Mataram.

Tubuh sang Adipati yang dikenal tak mempan senjata tersebut akhirnya dapat dirobek oleh Tombak Baru Klinting yang dipakai Ki Nayaderma.

Konon kedua tombak ini diyakini juga dibuat dari batu meteor. Dimana penggunaan batu meteor telah lama digunakan oleh para leluhur di bumi Nusantara ini. Diantaranya oleh para empu atau Mpu untuk pembuatan pusaka berupa senjata tajam seperti keris, tombak, pedang dan senjata lainnya. Namun butuh penelitian yang lebih mendalam untuk membuktikannya

Penggunaan bahan ini dilakukan karena mengandung titanium yang merupakan jenis logam yang memiliki kandungan yang hebat. Selain itu batu batuan dari langit tersebut memiliki kekuatan alam yang luar biasa yang telah terbakar di atmosfir ketika memasuki bumi.

Baca juga :Kisah Ritual Tapa Telanjang, Pertapaan Sonder dan Ratu Kalinyamat

"Para empu jaman dulu suka melekan (tirakatan) dan banyak melihat langit, di saat ada batu meteor jatuh maka mereka memburunya pencarian melalui metode penyelarasan dengan alam/ transformasi alam. Metode meditasi atau lelaku bagi para empu di Jawa adalah suatu metode konvensional untuk mendeteksi dan memilih logam,” ujar Benny Hatmantoro, senior perkerisan dari Forum Bawa Rasa Tosan Aji Soedjatmoko Surakarta dikutip dari rizanoanders.staff.unja.ac.id.

Saat ini Tombak Kiai Pleret dan Kanjeng Kiai Baru Klinting masih tersimpan di dalam Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Tari Jaipong dan Kisah...
Tari Jaipong dan Kisah yang Mengikat, Cerita di Balik Gemulai Indah Tarian
Misteri di Awal Kemunculan,...
Misteri di Awal Kemunculan, Tari Jaipong dan Kisah di Baliknya
Akibat Dendam, Misteri...
Akibat Dendam, Misteri yang Meruntuhkan Kehangatan Rumah
Rekomendasi
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved