Dinkes Bekasi Belum Tentukan Faskes Swasta untuk Vaksin Gotong Royong

Jum'at, 28 Mei 2021 - 22:01 WIB
loading...
Dinkes Bekasi Belum...
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi belum menentukan fasilitas kesehatan mana saja yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi gotong royong.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi belum menentukan fasilitas kesehatan mana saja yang ditunjuk untuk melayani vaksin Gotong Royong di wilayahnya. Saat ini, pemerintah setempat masih mendata pengajuan dari beberapa fasilitas kesehatan yang ingin ikut melayani vaksinasi tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan, sudah ada belasan faskes swasta yang mengajukan untuk dijadikan lokasi untuk vaksinasi Gotong Royong."Sudah banyak yang mengajukan, kemungkinan akan kita tunjuk," kata Masrikoh kepada wartawan Jumat (28/5/2021).

Sejauh ini, lanjut dia, sudah ada 18 fasilitas kesehatan yang mengajukan kepada instansinya. Salah satunya, rumah sakit swasta misalnya RS Siloam, RS Sentra Medika, RS Omni dan rumah sakit lainnya maupun fasilitas kesehatan seperti klinik.

Masrikoh menjelaskan, vaksin Gotong Royong ini diperuntukan bagi perusahaan-perusahaan di wilayahnya. Hal itu sebagaimana Presiden Joko Widodo meluncurkannya di PT Unilever, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa 18 Mei lalu. Baca: Pulang Mudik, Ratusan Pemulung TPA Burangkeng Bekasi Jalani Tes Corona

Vaksin Gotong Royong dijembatani oleh Kamar Dagang Industri (KADIN) dalam hal pemesanannya."Vaksin Gotong Royong pemesanannya melalui KADIN, lalu disampaikan ke Bio Farma dan selanjutnya Bio Farma yang mendistribusikan vaksin ke faskes yang menjalin kerjasama dengan perusahaan," ujarnya.

Namun, kata dia, tugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yakni menentukan faskes swasta sesuai dengan permintaan perusahaan, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya."Kita yang menentukan faskes sesuai dengan permintaan perusahaan, sarana dan prasarana penunjang, dan tenaga kesehatannya," ucapnya.

Bahkan, secara pelaporan juga akan dipantau oleh pemerintah setempat. Untuk itu, program vaksinasi Gotong Royong bagi perusahaan-perusahaan dikerjakan oleh fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi kriteria menurut pemerintah setempat memang layak digunakan vaksinasi tersebut.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved