COVID-19 di Yogyakarta Menggila, Hasil Rapid Test di Dusun Nglempong 39 Warga Reaktif
Kamis, 27 Mei 2021 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Dusun Nglempong Ngempak 2, juga melakukan lokcdown mriko atau pengetatan keluar masuk warga, selama lima hari, yaitu mulai Rabu-Minggu (26-30/5/2021). Jika tidak ada kepentingan mendadak warga tidak boleh keluar dusun dan bagi warga luar yang akan masuk tidak diperbolehkan. Karena itu, pintu masuk dusun terus dijaga dengan ketat. "Pintu masuk dusun terus dijaga," paparnya.
Baca juga: 1,5 Tahun Jadi Tersangka Korupsi, Ibu Cantik Mantan Kepala Dinas Akhirnya Ditahan
Kepala Dusun Ngemplong Ngemplak 2, Bambang Wardono mengatakan, untuk warga yang isolasi mandiri, kebutuhan akan disuplai, sedangkan selama lockdown warga yang membutuhkan kebutuhan bisa melalui pemesanan online, nanti barangnya akan diterima di pos pejagaan dan di antar ke rumah warga tersebut.
Kasus COVID-19 di Sleman, hingga Kamis (27/5/2021) pukul 17.30 WIB, terkonfirmasi tercatat ada 15.932 kasus. Meliputi dirawat 892 orang, sembuh 14.571 orang, dan meninggal 469 orang. Dari jumlah ini, bergejala 10.139 orang, dan tanpa gejala 5.793 orang.
Baca juga: 1,5 Tahun Jadi Tersangka Korupsi, Ibu Cantik Mantan Kepala Dinas Akhirnya Ditahan
Kepala Dusun Ngemplong Ngemplak 2, Bambang Wardono mengatakan, untuk warga yang isolasi mandiri, kebutuhan akan disuplai, sedangkan selama lockdown warga yang membutuhkan kebutuhan bisa melalui pemesanan online, nanti barangnya akan diterima di pos pejagaan dan di antar ke rumah warga tersebut.
Kasus COVID-19 di Sleman, hingga Kamis (27/5/2021) pukul 17.30 WIB, terkonfirmasi tercatat ada 15.932 kasus. Meliputi dirawat 892 orang, sembuh 14.571 orang, dan meninggal 469 orang. Dari jumlah ini, bergejala 10.139 orang, dan tanpa gejala 5.793 orang.
(eyt)
Lihat Juga :