Janjikan Lulus Seleksi TNI ke Warga Gowa, Pria Ini Minta Duit Rp150 Juta
Kamis, 27 Mei 2021 - 15:09 WIB
loading...
Aparat kepolisian merilis kasus penipuan di Mako Polres Gowa, Kamis (27/5). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Aparat kepolisian sektor Somba Opu Polres Gowa mengamankan seorang pria berinisial NH (45) atas dugaan penipuan. Modus NH, menjanjikan korbannya lulus seleksi sekolah calon tamtama (secatam) TNI AD dengan memberikan sejumlah uang.
Kasubag Humas Polres Gowa , AKP Mangatas Tambunan mengatakan, dalam menjalankan aksinya, NH mengaku mengenal pejabat Kodam XIV Hasanuddin. Agar bisa lulus, korban harus membayar Rp150 juta sebagai biaya administrasi.
Baca juga:Polisi Periksa Identitas Pengendara di Jalur Menuju Wisata Malino
"Untuk meyakinkan korban, pelaku menyebutkan nama salah seorang pejabat di Kodam dan menawarkan diri membantu agar lulus seleksi Secatam TNI AD tahun 2020," ujar Mangatas, didampingi Kanit Reskrim Polsek Somba Opu IPDA Irham di kantor Polsek Somba Opu, Kamis (27/5/2021).
AKP Mangatas menjelaskan, penipuan tersebut bermula saat SR, seorang ibu rumah tangga bersama menantunya berkunjung ke rumah pelaku di salah satu perumahan di Kabupaten Gowa.
Sambil menangis, SR menceritakan ketidaklulusan anaknya mengikuti seleksisecatam TNI AD tahun 2020 lalu di hadapan NH dan istrinya. NH lalu menawarkan diri membantu anak SR.
Kasubag Humas Polres Gowa , AKP Mangatas Tambunan mengatakan, dalam menjalankan aksinya, NH mengaku mengenal pejabat Kodam XIV Hasanuddin. Agar bisa lulus, korban harus membayar Rp150 juta sebagai biaya administrasi.
Baca juga:Polisi Periksa Identitas Pengendara di Jalur Menuju Wisata Malino
"Untuk meyakinkan korban, pelaku menyebutkan nama salah seorang pejabat di Kodam dan menawarkan diri membantu agar lulus seleksi Secatam TNI AD tahun 2020," ujar Mangatas, didampingi Kanit Reskrim Polsek Somba Opu IPDA Irham di kantor Polsek Somba Opu, Kamis (27/5/2021).
AKP Mangatas menjelaskan, penipuan tersebut bermula saat SR, seorang ibu rumah tangga bersama menantunya berkunjung ke rumah pelaku di salah satu perumahan di Kabupaten Gowa.
Sambil menangis, SR menceritakan ketidaklulusan anaknya mengikuti seleksisecatam TNI AD tahun 2020 lalu di hadapan NH dan istrinya. NH lalu menawarkan diri membantu anak SR.
Lihat Juga :