Satgas Covid-19 Kodam XIV Hasanuddin Pantau PPKM Mikro di Teddaopu Wajo
Selasa, 25 Mei 2021 - 15:45 WIB
loading...
Satgas Covid-19 Kodam XIV Hasanuddin saat berada di posko PPKM mikro di kantor Kelurahan Teddaopu, Kabupaten Wajo, Selasa (25/5). Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Tim satuan tugas (Satgas) pengawas protokol Covid-19 Kodam XIV Hasanuddin melakukan pemantauan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Selasa (25/5/2021).
Tim Pengawas Protokol Covid-19 dan posko PPKM Kodam XIV Hasanuddin , Letkol Inf Andi Wibowo bersama Dandim 1406/Wajo Letklo Inf Muhammad Juanda Dinata hadir langsung melakukan monitoring dan pemantauan.
Baca juga:TPS 3R Desa Mulyorejo Luwu Utara Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik
Camat Tempe, Supardi menjelaskan, salah satu tujuan diterapkannya PPKM untuk menekan angka Covid-19. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPKM. Satgas membandingkan perkembangan kasus Covid-19 dengan dua pekan sebelum penerapan PPKM.
"Di Kabupaten Wajo sendiri data terakhir penularan Covid-19 sudah mencapai 789, dan alhamdulillah saat ini kasus aktif hanya tersisa 2 kasus. Pemerintah akan terus berupaya agar Kabupaten Wajo dapat keluar dari kasus aktif penularan Covid-19," ujarnya kepada SINDOnews.
Mantan Kabid Humas Diskominfotik Kabupaten Wajo itu menambahkan, untuk menjaga angka penularan Covid-19 , pemerintah selalu mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga:Sektor Pariwisata Terpuruk, Keluhan THR Didominasi Perhotelan
Tujuan diberlakukan protokol kesehatan guna membantu masyarakat untuk dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan kondisi kesehatan orang lain.
"Penerapan prokes telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat saat ini. Pasalnya setiap orang memiliki risiko yang sama akan dampak pandemi Covid-19. 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) sebagai protokol wajib hendaknya terus dilakukan hingga kondisi pandemi ini selesai," pungkasnya
Tim Pengawas Protokol Covid-19 dan posko PPKM Kodam XIV Hasanuddin , Letkol Inf Andi Wibowo bersama Dandim 1406/Wajo Letklo Inf Muhammad Juanda Dinata hadir langsung melakukan monitoring dan pemantauan.
Baca juga:TPS 3R Desa Mulyorejo Luwu Utara Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik
Camat Tempe, Supardi menjelaskan, salah satu tujuan diterapkannya PPKM untuk menekan angka Covid-19. Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPKM. Satgas membandingkan perkembangan kasus Covid-19 dengan dua pekan sebelum penerapan PPKM.
"Di Kabupaten Wajo sendiri data terakhir penularan Covid-19 sudah mencapai 789, dan alhamdulillah saat ini kasus aktif hanya tersisa 2 kasus. Pemerintah akan terus berupaya agar Kabupaten Wajo dapat keluar dari kasus aktif penularan Covid-19," ujarnya kepada SINDOnews.
Mantan Kabid Humas Diskominfotik Kabupaten Wajo itu menambahkan, untuk menjaga angka penularan Covid-19 , pemerintah selalu mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga:Sektor Pariwisata Terpuruk, Keluhan THR Didominasi Perhotelan
Tujuan diberlakukan protokol kesehatan guna membantu masyarakat untuk dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan kondisi kesehatan orang lain.
"Penerapan prokes telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat saat ini. Pasalnya setiap orang memiliki risiko yang sama akan dampak pandemi Covid-19. 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) sebagai protokol wajib hendaknya terus dilakukan hingga kondisi pandemi ini selesai," pungkasnya
(luq)
Lihat Juga :