Dinas Perhubungan Makassar Masih Butuh Tambahan Personel

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:18 WIB
loading...
Dinas Perhubungan Makassar...
Dinas Perhubungan Makassar masih butuh tambahan personel untuk mengcover titik rawan kemacetan di Kota Makassar. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, masih butuh tambahan porsenel untuk bisa mengcover seluruh titik rawan macet di Kota Makassar.

Kondisi itu tak ditampik Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli. Kata dia, kinerja Dishub Makassar saat ini sudah cukup baik, hanya saja masih perlu penambahan personel untuk menunjang kerja-kerja di lapangan.

Baca Juga: Dishub Maros Petakan Titik Macet di Jalur Trans Sulawesi

"Saya lihat Dishub sudah bekerja maksimal. Hanya memang volume kendaraan yang masuk sangat luar biasa," singkat Acil, kemarin.

Dirinya menjelaskan, kekurangan jumlah personel Dishub Makassar bisa terlihat saat momen Ramadhan yang lalu. Semua pusat perbelanjaan dipadati pengunjung. Bahkan ada beberapa titik yang belum tersentuh oleh petugas.

"Padahal pada momentum ini semua titik perlu ada petugas yang standby karena potensi kepadatan kendaraan itu besar. Apalagi dengan adanya larangan mudik," ucap dia.

Kepala Dishub Makassar , Mario Said mengatakan jumlah personel yang turun di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas masih sangat minim. Hanya kurang lebih 267 personel. Jumlah itu diakuinya tidak cukup jika harus mengcover seluruh ruas jalan di Kota Makassar.

"Personel kita sekarang ada 267 orang, itu memang masih kurang. Jadi kalau ditambah paling tidak 100 petugas, itu bisa mengcover semua rute jalan," papar Mario.

Kebutuhan personel, kata dia, sebenarnya sudah diusulkan sejak lama. Hanya saja, lantaran keterbatasan anggaran usulan itu tidak pernah terealisasi. Sehingga pihaknya hanya bisa memaksimalkan personel yang ada saat ini.

Baca Juga: Dishub Makassar Apresiasi Grab Terapkan Protokol Kesehatan

"Kita memang butuh (penambahan personel), hanya saja karena keterbatasan keuangan daerah makanya belum terpenuhi. Jadi yang ada kita turunkan di titik-titik rawan macet, seperti di Hertasning, Pasar Antang, dan beberapa titik rawan yang lain," jelas dia.

Mario tak menampik sejumlah ruas jalan di Kota Makassar terlebih u-turn saat ini masih banyak yang dikuasai pak ogah. Meski belum ada regulasi yang mengatur, namun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar telah berkolaborasi turun ke jalan menertibkan pak ogah.

Hanya saja kendalanya, Pemkot Makassar tidak memiliki tempat untuk menampung mereka yang terjaring. "Sudah ada tim dibentuk provinsi, yang dikoordinasi Satpol PP Provinsi. Tapi saya belum tahu bagaimana tindak lanjutnya. Tapi kita sudah beberapa kali turun ke jalan. Kendalanya sekarang kalau ini diamankan mau dikemanakan," ucap dia.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Macet Horor 5 Km Akibat...
Macet Horor 5 Km Akibat Jalan Raya Lenteng Agung Ambles
Pemkab Bogor Ajak Warga...
Pemkab Bogor Ajak Warga Dukung Pembangunan Puncak 2 untuk Atasi Kemacetan
Tak Kuat Nanjak di Lingkar...
Tak Kuat Nanjak di Lingkar Gentong, Bus Rute Pangandaran-Cikarang Mogok
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Bangun Akses Laut Baru Urai Kemacetan ke Bali
Kurang Saldo E-Toll...
Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Gerbang Tol, Teknologi MLFF Dinilai Bisa Jadi Solusi
Rekomendasi
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved