Keluar Tanpa Masker Saat PSBB Malang Raya, Langsung Rapid Test

Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:43 WIB
loading...
Keluar Tanpa Masker...
Wali Kota Malang, Sutiaji memimpin langsung operasi gabungan untuk penertiban pusat keramaian selama masa PSBB Malang Raya. Foto/Dok.Humas Pemkot Malang
A A A
MALANG - Dua hari setelah ditertibkan melalui operasi gabungan, akhirnya pusat perbelanjaan dan pusat keramaian di Kota Malang, mulai tertib menutup kegiatan usahanya.

(Baca juga: Bandel Saat PSBB, Wali Kota Malang Tutup Paksa Pertokoan )

Wali Kota Malang, Sutiaji; Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata; dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson, kembali memimpin langsung penertiban pusat keramaian dan perbelanjaan, Sabtu (23/5/2020).

Anggota Polresta Malang Kota, bersama prajurit Kodim 0833 Kota Malang, dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, dengan persuasif langsung meminta pemilik usaha di luar toko obat dan kebutuhan pokok untuk menutup usahanya.

Operasi gabungan ini dilakukan secara rutin, agar masyarakat mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, yang mulai dilaksanakan Minggu (17/5/2020), untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Kami berkeliling di pusat keramaian dan pusat perbelanjaan. Kami menyaksikan kondisinya sudah relatif tertib. Para pelaku usaha menutup usahanya, dan masyarakat juga tidak melakukan aktivitas secara bergerombol. Saya harap ini terus dilakukan," tegas Sutiaji.

(Baca juga: Keterlaluan! KKB Tembak 2 Tenaga Medis COVID-19 di Intan Jaya )

Selain menyasar tempat usaha, tim operasi gabungan juga melakukan sweeping kepada warga yang tidak menggunakan masker. Kepada warga yang tidak menggunakan masker, langsung diberi dan diminta untuk menggunakan masker, sekaligus diminta rapid test. Terjaring 25 warga yang dirapid test, dengan hasil semua non reaktif.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Malang, Prijadi mengatakan, langkah peringatan dan teguran akan terus intensif dilakukan. "Setelah ini, tim juga akan bergerak ke wilayah timur kota dan barat kota. Pada umumnya saat kita ingatkan, para pelaku usaha mematuhi, sehingga sampai hari ini belum kita keluarkan berita acara peringatan. Kami berharap warga Kota Malang secara umum, tak hanya para pelaku usaha, juga patuh untuk sejenak tinggal di rumah saja," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Ganesh Institute Berikan...
Ganesh Institute Berikan 3 Catatan untuk Pembangunan Sosial Kota Malang
Lippo Renovasi 1.500...
Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Dimulai dari Malang
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Ruwatan Ekologis dan Doa untuk Sungai Jadi Event Pamungkas
Festival Kali Brantas,...
Festival Kali Brantas, Petik Tirta Amerta di Titik 0 Sumber Brantas Jadi Pembuka
Perajin Batik Kota Malang...
Perajin Batik Kota Malang Kolaborasi dengan UB Digitalisasikan Batik Malang
Wisma Tumapel Malang:...
Wisma Tumapel Malang: Hotel Bersejarah Warisan Belanda, Langganan Pejabat di Masanya
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Penjual Es Campur Legendaris...
Penjual Es Campur Legendaris Kota Batu Naik Haji, Menabung selama 15 Tahun
Rekomendasi
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Infografis
Indonesia Ekspor Antigen...
Indonesia Ekspor Antigen Rapid Test ke Thailand dan Irlandia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved