Gara-gara Asmara, 2 Kelompok Remaja di Maros Tawuran
Senin, 24 Mei 2021 - 21:13 WIB
loading...
Salah seorang remaja yang terlibat antar dua kelompok di Kabupaten Maros saat memberikan keterangan di kepolisian. Foto: SINDonews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Seorang remaja di Kabupaten Maros meregang nyawa usai terlibat dalam tawuran antar kelompok pada Sabtu 22 Mei malam. Tawuran itu diduga terjadi gara-gara perkara asmara.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson mengatakan, tawuran itu melibatkan kubu R dan W. Tawuran pecah karena R tidak terima pacarnya digombal oleh W. Kedunya lalu bertemu Dusun Pakere Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Baca juga:Rebutan Wanita Cantik, 2 Kelompok Remaja Tawuran 1 Orang Tewas Ditikam
"Kejadiannya itu Sabtu (22/05) malam, lokasinya memang sepi, gelap dan memang jauh dari pemukiman warga. Kedua kubu tersebut bertemu di situ. Hingga akhirnya terjadilah kejadian itu," jelas Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson, Senin (24/5).
Saat bertemu kata Nico, baik R maupun W membawa rekannya masing-masing berjumlah tidak kurang dari 10 orang. R dan W lalu berunding, namun tak membuahkan hasil. Kelompok R dan W pun akhirnya tawuran.
Baca juga:Geng Remaja Tawuran di Pematang Sawah, Satu Tewas Akibat Luka Tusuk
"Kubu R ini tidak bawa senjata, tangan kosong. Sementara lawannya membawa senjata tajam untuk menjaga diri," tambah Nico.
Setelah 3 orang korban jatuh, kata Nico, anggota masing-masing kubu langsung melarikan diri. "Semua korban dapat luka sayatan, luka tusuk dan luka bacokan," jelasnya
Baca juga:Medan Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok, Bom Molotov dan Batu Berterbangan
C, salah satu remaja yang terlibat tawuran akhirnya meregang nyawa. Ia mendapat luka sayatan dan bacokan di beberapa bagian tubuh.
Saat ini kata Nico, polisi telah mengamankan beberapa terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan, satu orang pelaku utama, dan tujuh lainnya ditetapkan sebagai pelaku penyerangan, 3 orang di antarnya masih di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson mengatakan, tawuran itu melibatkan kubu R dan W. Tawuran pecah karena R tidak terima pacarnya digombal oleh W. Kedunya lalu bertemu Dusun Pakere Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Baca juga:Rebutan Wanita Cantik, 2 Kelompok Remaja Tawuran 1 Orang Tewas Ditikam
"Kejadiannya itu Sabtu (22/05) malam, lokasinya memang sepi, gelap dan memang jauh dari pemukiman warga. Kedua kubu tersebut bertemu di situ. Hingga akhirnya terjadilah kejadian itu," jelas Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson, Senin (24/5).
Saat bertemu kata Nico, baik R maupun W membawa rekannya masing-masing berjumlah tidak kurang dari 10 orang. R dan W lalu berunding, namun tak membuahkan hasil. Kelompok R dan W pun akhirnya tawuran.
Baca juga:Geng Remaja Tawuran di Pematang Sawah, Satu Tewas Akibat Luka Tusuk
"Kubu R ini tidak bawa senjata, tangan kosong. Sementara lawannya membawa senjata tajam untuk menjaga diri," tambah Nico.
Setelah 3 orang korban jatuh, kata Nico, anggota masing-masing kubu langsung melarikan diri. "Semua korban dapat luka sayatan, luka tusuk dan luka bacokan," jelasnya
Baca juga:Medan Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Bentrok, Bom Molotov dan Batu Berterbangan
C, salah satu remaja yang terlibat tawuran akhirnya meregang nyawa. Ia mendapat luka sayatan dan bacokan di beberapa bagian tubuh.
Saat ini kata Nico, polisi telah mengamankan beberapa terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan, satu orang pelaku utama, dan tujuh lainnya ditetapkan sebagai pelaku penyerangan, 3 orang di antarnya masih di bawah umur.
(luq)
Lihat Juga :