Pemkab Bulukumba Antisipasi Kelangkaan Pupuk Subsidi

Minggu, 23 Mei 2021 - 16:47 WIB
loading...
Pemkab Bulukumba Antisipasi...
Wakil Bupati Bulukumba, A Edy Manaf bersama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan mengundang para distributor pupuk di Bulukumba untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk subsidi. Foto: Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, berkomitmen mengantisipasi kelangkaan pupuk subsidi yang kerap terjadi.

Untuk membahas antisipasi tersebut, Wakil Bupati Bulukumba , A Edy Manaf bersama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan mengundang para distributor pupuk di Bulukumba.

Edy Manaf meminta para distributor menjaga mata rantai distribusi pupuk, dan meminta melakukan pengawasan pada tingkat pengecernya, sehingga tidak ada oknum pengecer yang menyalahgunakan wewenang seperti menjual pupuk bersubsidi di atas harga.

Baca Juga: Dua Inovasi Disdukcapil Bulukumba Lolos KIPP Kemenpan RB

Mantan legislator Provinsi Sulsel ini juga mengaku heran, ia terima laporan jika pada musim tanam di wilayah Gantarang, justru petani di Gantarang mendapat atau membeli pupuk di wilayah Bontotiro. Hal ini mengindikasikan ada mekanisme yang tidak beres yang harus dicarikan solusi bersama.

“Jika terjadi kelangkaan, maka berlaku hukum pasar, otomatis harga pasti naik,” beber Edy Manaf.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Emil Yusri mengungkapkan jika tahun ini ada perubahan mekanisme dalam proses pendistribusian pupuk bersubsidi . Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyaluran pupuk dicatat secara manual.

Namun mulai tahun 2021 sudah menerapkan system online melalui aplikasi. Karena masih masa transisi perubahan aturan, sehingga menurutnya, system online ini menjadi salah satu kendala.

“Terbukti terdapat data penyaluran yang tidak berhasil diinput secara online, sehingga terdapat selisih kurang yang harus dibayarkan kepada distributor," katanya.

Baca Juga: Proses Antrean Vaksinasi di Bulukumba Dikeluhkan Warga

Kendala yang dihadapi pada aplikasi tersebut, selain karena waktu penginputan yang kasip karena hanya 10, juga karena seluruh anggota kelompok tani harus berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan). Jika ada petani tidak terinput datanya dalam sistem, maka dia tidak akan mendapatkan pupuk bersubsidi. Inilah kemudian banyak petani yang belum paham, ia merasa berhak mendapat pupuk , tapi datanya tidak ada dalam aplikasi.

“Untuk diketahui data penerima pupuk bersubsidi itu diinput di eRDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) satu tahun sebelumnya dan ditetapkan oleh Kementerian Pertanian pada awal Januari. Penginputan untuk tahun 2022 akan dibuka kembali sekitar bulan Juli sampai September,” ungkapnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Swasembada...
Wujudkan Swasembada Pangan, Pupuk Kaltim Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi
Petani Kalsel Gembira,...
Petani Kalsel Gembira, Alokasi Pupuk Subsidi Naik 115,6 Persen
Alokasi Pupuk Subsidi...
Alokasi Pupuk Subsidi Naik 100%, Produktivitas Petani Papua Selatan Bakal Meningkat
Kepada Ketua DPP Perindo,...
Kepada Ketua DPP Perindo, Petani Kopi di Malang Keluhkan Sulitnya Mengakses Pupuk Subsidi
Pantau Penyaluran Pupuk...
Pantau Penyaluran Pupuk Subsidi, Pemerintah Terapkan Aplikasi iPubers
Disperindag Sergai Pastikan...
Disperindag Sergai Pastikan Pupuk Indonesia Sediakan Stok Bersubsidi di Gudang
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Penyalahgunaan Distribusi Pupuk Bersubsidi
Teken Kontrak 9,8 Juta...
Teken Kontrak 9,8 Juta Ton, Pupuk Indonesia Siap Salurkan Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026
Rekomendasi
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved