XTC Indonesia Klarifikasi Kabar Panglima Geng Motor Serang Perwira Polisi di Bandung

Sabtu, 22 Mei 2021 - 07:14 WIB
loading...
XTC Indonesia Klarifikasi...
Dadan Kusmana, seorang kuli bangunan yang mengaku panglima perang salah satu geng motor di Kota Bandung setelah sempat menyerang perwira polisi. Foto/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - XTC Indonesia memberikan klarifikasi terkait kabar penyerangan yang dilakukan seorang pria terhadap perwira polisi di kawasan Ciwastra, Kota Bandung. Pria yang dimaksud, yakni Dadan Kusmana bin Usep Warsa (34). Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai kuli bangunan harian lepas itu mengaku sebagai panglima perang salah satu geng motor terkenal di Kota Bandung.

Ketua DPD XTC Indonesia, M Dicky Fauzia Rachman menyatakan bahwa Dadan Rukmana tidak terdaftar dalam keanggotaan XTC Indonesia. "Saya sudah cek, datanya di Ciwastra juga tidak ada. Kita memang ada dualisme ya, tapi saya cek ke dua-duanya pun tidak ada," tegas Dicky, Jumat (21/5/2021). Baca juga: Ngaku Panglima Geng Motor, Kuli Bangunan Ini Serang Perwira Polisi

Dicky pun menyoal sebutan panglima perang yang diklaim oleh Dadan Kusmana. Menurutnya, sejak dulu, tidak ada istilah panglima perang. Diakuinya, memang ada istilah lainnya yang kerap dipakai, namun hal itu hanya diketahui oleh internal kelompok masing-masing. "Kalau dulu 2010 itu, istilahnya tim tempur atau tim bayangan. Dan itu yang tahu cuma internal kita saja. Tidak ada panglima perang itu," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Beje itu menjelaskan, sejak deklarasi perdamaian dilakukan empat geng motor terkenal, yakni XTC, Moonraker, Brigez, dan GBR 2010 silam, seluruh anggotanya sudah 'genjatan senjata'.

Sejak saat itu, kata Beje, pengurus XTC pun berkomiten menindak tegas anggotanya yang berulah mengusik nota perdamaian yang sudah disepakati bersama itu. "Kita berikan sanksi tegas kepada yang melanggar. Kita lihat dulu, kalau ringan, kita berhentikan selama satu hingga tiga tahun. Tapi kalau berat, kita cabut KTA (kartu tanda anggota) dan keanggotaannya," tegasnya.

Diketahui, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Teddy Sigit Rahmdhani menjadi korban penyerangan anggota geng motor saat melakukan penindakan terhadap para pelaku kejahatan jalanan di Kota Bandung.

Korban yang menjabat Kanit Reskrim Polsek Rancasari itu nyaris terluka akibat ulah pelaku yang berupaya melakukan perlawanan dengan balok kayu dan senjata tajam saat akan ditangkap. Pelaku diketahui bernama Dadan Kusmana bin Usep Warsa (34). Baca juga: Asyik Nongkrong di Kafe, Mahasiswa Babak Belur Dihajar Kawanan Geng Motor

AKP Teddy Sigit Rahmdhani mengaku, dirinya masih terlindungi dari kayu balok dan badik yang dilayangkan pelaku ke kepalanya karena menggunakan helm full face. Dia pun terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku tidak mengindahkan peringatannya.

"Pas dia keluarkan pisau, saya beri peringatan. Saya bilang saya polisi, tapi dia tidak menghiraukan. Saya tembak dua kali di bagian punggung dan pinggangnya. Dia terjatuh," ungkapnya di Polsek Rancasari, Kota Bandung, Kamis (20/5/2021).
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved