Legislator Makassar Minta Struktur Pansel Job Fit Dikaji Ulang

Sabtu, 22 Mei 2021 - 07:01 WIB
loading...
Legislator Makassar...
Anggota DPRD Makassar minta struktur pansel job fit pejabat Pemkot Makassar dikaji ulang. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, diminta untuk mengkaji ulang struktur panitia panitia seleksi (pansel) job fit atau uji kompetensi pejabat eselon II Pemkot Makassar.

Itu setelah adanya Keterlibatan Maqbul Halim selaku salah satu anggota. Pasalnya, Maqbul merupakan tim pemenangan pasangan Danny-Fatma pada Pilkada Serentak 2020 lalu.

Baca Juga: Objektifitas Pansel Job Fit untuk Pejabat Pemkot Makassar Diragukan

Belum lagi, status Maqbul sebagai kader Partai Golkar dinilai telah melanggar Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah .

Sebab dalam regulasi itu tegas disebutkan bahwa salah satu syarat untuk menjadi panitia seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi yaitu tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 6000.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Azis Namu meminta Wali Kota Makassar , Mohammad Ramdhan Pomanto untuk menkaji ulang penyusunan struktur panitia seleksi pada pelaksanaan job fit. Apalagi, ada regulasi yang mengatur bahwa anggota panitia seleksi tidak boleh merupakan kader dari partai politik.

"Kalau seperti itu aturannya, kita minta Pemkot Makassar dalam hal ini pak wali untuk mempertimbangkan keterlibatan anggota pansel (Maqbul Halim) sesuai dengan aturan yang ada," ujar Azis Namu, kepada Sindonews, Jumat, (21/05/2021).

Namun kata dia, status Maqbul sebagai kader Partai Golkar mesti ditelusuri. Palsanya jika tak lagi menyandang status sebagai kader, Ketua Fraksi PPP DPRD Makassar ini menilai Maqbul sah-sah saja jika ditunjuk sebagai anggota panitia seleksi.

Baca Juga: Eks Timses DP Masuk Pansel Mutasi Jabatan, Pengamat Sebut Tidak Pantas

"Tidak masalah (Maqbul) jadi anggota panita seleksi, asal beliau memiliki kapasitas. Tapi ini kan harus dilihat dulu, apa masih kader partai atau tidak. Kalau kader kan aturannya jelas, tidak boleh. Itu yang harus dipertimbangkan supaya tidak menimbulkan masalah," ujar dia.

Dia tidak ingin berprasangka buruk, panitia yang telah ditunjuk untuk menguji kemampuan pejabat eselon II diharap bisa fair. Tidak boleh ada tendensi politik di dalamnya, apalagi politik balas budi . Pejabat yang dipilih mesti memiliki kapasitas dan kemampuan sesuai jabatan yang diduduki.

"Kami yakin yang dilakukan pak wali itu murni fair, artinya mereka yang lolos tentu punya kapasitas sesuai dengan job masing-masing. Tidak ada yang namanya indikasi politik, kita mau mereka yang lolos itu murni punya kapasitas dibidangnya masing-masing," ungkap dia.

Baca Juga: Dua Pejabat Tak Penuhi Syarat, Pansel Minta Rekomendasi KASN

Wakil Sekretaris Komunikasi Publik DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief mengatakan Maqbul saat ini sudah tidak lagi masuk di dalam kepengurusan partai, meski demikian Zulham membenarkan jika Maqbul masih anggota partai yang saat ini fungsionaris.

"Iya (anggota), tidak masuk kepengurusan, fungsionaris kan, beliau memang Golkar, beliau itu kader," beber dia.

Ketua Pansel Job Fit , Yusran Jusuf enggan berkomentar banyak terkait status politik Maqbul Halim. Kata dia, keterlibatan Maqbul dalam pelaksanaan job fit sebagai pansel telah dikoordinasikan dengan KASN.

"Sudah clear, sudah dikonfirmasi dengan KASN, beliau tetap diikutkan sebagai pansel," singkat Yusran.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puluhan Kursi Pimpinan...
Puluhan Kursi Pimpinan Kosong, MA Akan Lelang Jabatan
Pemprov DKI Buka Lelang...
Pemprov DKI Buka Lelang Jabatan Sejumlah Kadis, Cek Posisi, Jadwal, dan Persyaratannya
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Rekomendasi
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Berita Terkini
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved