Deteksi Dini, Orang Tua Dapat Cegah Gangguan Psikologis Anak
Senin, 20 April 2020 - 11:35 WIB
loading...
Jika orang tua mendeteksi adanya potensi tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak maka sudah seharusnya orang tua melakukan intervensi. Orang tua dapat mencegah gangguan psikologis pada anak dengan berkontribusi penuh dalam pola pengasuhannya. Foto/SINDO
A
A
A
JAKARTA - Jika orang tua mendeteksi adanya potensi tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak maka sudah seharusnya orang tua melakukan intervensi. Orang tua dapat mencegah gangguan psikologis pada anak dengan berkontribusi penuh dalam pola pengasuhannya.
Tidak hanya dengan memberikan kebutuhan nutrisi, pakaian atau tempat tinggal, namun orang tua juga perlu memberikan perhatian, dan kasih sayang setiap saat dan khususnya ketika anak membutuhkannya.
Terlebih usia remaja sangat krusial. Jangan sampai orang tua menjauhkan diri meskipun di usia remaja, anak terkadang ingin menjauhkan diri dari orang tua. Tetap berkomunikasi dan berikan perhatian. Namun, di satu sisi orang tua juga perlu memberikan batasan, aturan, lingkungan yang terstruktur, dan konsisten bagi anak.
“Tetap perlu adanya kontrol dan menerapkan disiplin, namun tidak dalam cara berlebihan ataupun menerapkannya secara keras dan penuh dengan hukuman,” ujar Psikolog Klinis Theresia Michelle Alessandra, M.Psi.
Terkait sebutan psikopat yang disematkan pada remaja 15 tahun pelaku pembunuhan balita tersebut, dr. Fransiska Kaligis, Sp.KJ(K)dan Psikolog Theresia Michelle menjelaskan bahwa psikopat ini dikategorikan ke dalam gangguan kepribadian, biasanya disebut gangguan kepribadian antisosial.
Tidak hanya dengan memberikan kebutuhan nutrisi, pakaian atau tempat tinggal, namun orang tua juga perlu memberikan perhatian, dan kasih sayang setiap saat dan khususnya ketika anak membutuhkannya.
Terlebih usia remaja sangat krusial. Jangan sampai orang tua menjauhkan diri meskipun di usia remaja, anak terkadang ingin menjauhkan diri dari orang tua. Tetap berkomunikasi dan berikan perhatian. Namun, di satu sisi orang tua juga perlu memberikan batasan, aturan, lingkungan yang terstruktur, dan konsisten bagi anak.
“Tetap perlu adanya kontrol dan menerapkan disiplin, namun tidak dalam cara berlebihan ataupun menerapkannya secara keras dan penuh dengan hukuman,” ujar Psikolog Klinis Theresia Michelle Alessandra, M.Psi.
Terkait sebutan psikopat yang disematkan pada remaja 15 tahun pelaku pembunuhan balita tersebut, dr. Fransiska Kaligis, Sp.KJ(K)dan Psikolog Theresia Michelle menjelaskan bahwa psikopat ini dikategorikan ke dalam gangguan kepribadian, biasanya disebut gangguan kepribadian antisosial.
Lihat Juga :