Data KPU Bocor, Ada Peluang Bagi Kejahatan Siber
Sabtu, 23 Mei 2020 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun yang diambil bukan data terbaru atau update, lanjut Ruby, setidaknya minimal ada tiga informasi yang mengandung data pribadi seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir. Dia pun menduga informasi tersebut berpotensi besar disalahgunakan untuk kepentingan tertentu seperti kelompok kejahatan siber.
“Data ini dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu seperti kelompok kejahatan siber yang biasa melakukan penipuan online dan memanfaatkan data pribadi korban sebagai alat tambahan untuk mendapatkan kepercayaan korban. Jadi, korban merasa di kontak oleh pihak/instansi resmi dan bisa menyebutkan data pribadi korban,” kata Chief Digital Forensic PT DFI itu.
Atas dasar itu, dirinya mengingatkan agar publik juga tetap waspada dalam menggunakan berbagai perangkat elektronik. Sebab, umumnya pelaku kejahatan siber memanfaatkan data pribadi itu untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya.(Baca juga : Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul )
“Data ini dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu seperti kelompok kejahatan siber yang biasa melakukan penipuan online dan memanfaatkan data pribadi korban sebagai alat tambahan untuk mendapatkan kepercayaan korban. Jadi, korban merasa di kontak oleh pihak/instansi resmi dan bisa menyebutkan data pribadi korban,” kata Chief Digital Forensic PT DFI itu.
Atas dasar itu, dirinya mengingatkan agar publik juga tetap waspada dalam menggunakan berbagai perangkat elektronik. Sebab, umumnya pelaku kejahatan siber memanfaatkan data pribadi itu untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya.(Baca juga : Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul )
(nun)
Lihat Juga :