Gara-gara Komentar di Media Sosial, Warga di Pangkep Berurusan dengan Polisi

Selasa, 18 Mei 2021 - 23:09 WIB
loading...
Gara-gara Komentar di...
Herman terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian akibat komentarnya di media sosial. Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A A A
PANGKEP - Seorang warga di Kabupaten Pangkep bernama Herman, terpaksa berurusan dengan polisi akibat komentarnya di media sosial . Komentar Herman dianggap menyinggung aparat yang bertugas di posko penyekatan .

Pa Sub Bagian Humas Polres Pangkep , Aipda Agussalim menjelaskan, kejadian berawal saat salah seorang pengguna Facebook bertanya tentang situasi penyekatan oleh petugas gabungan di perbatasan Kabupaten Pangkep-Maros di grup Info Pangkep. Pertanyaan ini dikomentari Herman dengan jawaban "Asal ada uang merah na, lolosmi itu,".

Baca juga:Warung Remang-remang di Batas Pangkep-Barru Digerebek, Pramusaji dan Pemilik Diangkut

"Komentar tersebut viral dan anggota Polres Pangkep langsung mencari tahu di mana yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasinya," ucap Agussalim.

Agussalim menyayangkan perbuatan Herman yang dinilainya tidak bijak menggunakan media sosial. Ia berharap ke depan tak ada lagi warga yang melakukan hal yang sama.

Sementara itu, Brigpol Zulkifli menjelaskan, ia melakukan pencarian terhadap Herman setelah mendapatkan nomor teleponnya. Ia lalu menghubunginya. Herman kemudianmengaku berada di Kabupaten Morowali.

Zulkifli lalu meminta Herman menyerahkan diri kepada polisi secepatnya.

Baca juga:Imbas KLB, Demokrat Pangkep Minta Perlindungan Hukum ke Polisi

"Saya minta kepada dia untuk kembali ke Pangkep segera atau secepatnya namun baru pada hari ini ini dia bisa kembali ke Pangkep, karena alasan ada pos penyekatan ," ucapnya.

Sementara itu, Herman di hadapan polisi mengaku bersalah dan meminta maaf atas komentarnya tersebut.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
PP Tunas Berlaku, Pemprov...
PP Tunas Berlaku, Pemprov DKI Jakarta Perketat Penggunaan Gawai di Sekolah
Anak di Bawah Umur Dibatasi...
Anak di Bawah Umur Dibatasi Main Medsos, Pramono: Demi Kebaikan Bersama
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved